Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Reses Ketua Dewan, Pengembangan UMKM dan Pembinaan Pelaku Usaha Jadi Prioritas

badge-check

Sardi efendi saat berbincang dengan pelaku UMKM Perbesar

Sardi efendi saat berbincang dengan pelaku UMKM

BEKASI UTARA – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, memanfaatkan agenda Reses II Tahun Anggaran 2026 di Pusat Kuliner RW 33, Kelurahan Teluk Pucung, Kecamatan Bekasi Utara, Kamis (9/7/2026) malam, untuk meninjau langsung aktivitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Sebelum berdialog dengan warga, Sardi berkeliling mengunjungi stan-stan UMKM, berbincang dengan para pelaku usaha, sekaligus membeli sejumlah produk kuliner yang dipasarkan. Langkah tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pengembangan ekonomi kerakyatan di tingkat lingkungan.

Sebagai bentuk apresiasi, para pelaku UMKM menyerahkan cendera mata berupa produk makanan olahan hasil karya mereka kepada Ketua DPRD Kota Bekasi. Pemberian itu menjadi simbol kedekatan antara wakil rakyat dengan masyarakat sekaligus harapan agar produk UMKM lokal semakin dikenal luas.

Dalam keteranganya, Sardi menegaskan bahwa penguatan sektor UMKM merupakan salah satu kunci meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi daerah tidak hanya bergantung pada investasi berskala besar, tetapi juga harus ditopang oleh usaha-usaha kecil yang mampu menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan keluarga.

Ia menilai RW 33 memiliki potensi besar menjadi kawasan percontohan pengembangan UMKM di Bekasi Utara. Keberadaan pusat kuliner yang dikelola masyarakat dinilai menjadi modal penting untuk membangun ekosistem usaha yang produktif dan berkelanjutan.

“Kalau masyarakatnya kompak dan semangat berusaha terus dijaga, saya yakin RW 33 bisa menjadi pelopor pengembangan UMKM di Bekasi Utara. Ini harus terus kita dorong agar semakin berkembang,” ujar Sardi.

Politisi PKS ini menjelaskan, dukungan terhadap UMKM tidak cukup hanya melalui bantuan permodalan. Menurutnya, para pelaku usaha juga membutuhkan pendampingan agar mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.

“Modal memang penting, tetapi yang tidak kalah penting adalah pendampingan. Pelaku UMKM harus dibekali kemampuan mengelola usaha, memasarkan produk, hingga memiliki pola pikir wirausaha agar usahanya bisa bertahan dan naik kelas,” katanya.

Ia menambahkan, banyak usaha kecil yang mengalami kesulitan bukan karena kekurangan modal, melainkan lemahnya manajemen usaha.

“Kalau manajemennya baik, pencatatan keuangan tertib, dan pemasarannya berkembang, peluang usaha untuk bertahan akan jauh lebih besar. Itu yang terus kita dorong melalui pembinaan,” tandansya. (@nt)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

25 Sep 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

23 Sep 2026 - 18:51 WIB

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

Parfum Terjangkau Kualitas Bintang Lima, IB LUXURY Perfume Kuasai Pasar IFP 2026

23 Sep 2026 - 15:36 WIB

Parfum Terjangkau Kualitas Bintang Lima, IB LUXURY Perfume Kuasai Pasar IFP 2026
Trending di Ekbis
error: Content is protected !!