Menu

Mode Gelap
SPMB 2026, Ketua Komisi IV Dorong Prioritas bagi Anak Warga Kota Bekasi Tampung Aspirasi LPM, Ketua Dewan Dorong Penguatan Regulasi Semen Padang FC Resmi Jadikan Stadion Patriot Bekasi sebagai Homebase Musim Depan Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Bekasi Siapkan Program Kerakyatan Legislator PKS Sesalkan Sejumlah Pejabat Tak Hadiri Apel Hari Lahir Pancasila Komisi II Dorong Evaluasi Regulasi Industri Pasca Kebakaran SPBE Cimuning

Bekasi Kota

Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Lambannya serapan APBD, Dekati Akhir Tahun Jauh dari Target

badge-check


					Anggota DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad. Perbesar

Anggota DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohamad.

BEKASI TIMUR – Komisi II DPRD Kota Bekasi menyoroti lambannya serapan anggaran pembangunan daerah yang hingga penghujung 2025 dinilai masih jauh dari target. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena langsung berdampak pada tertundanya berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Gilang Esa Mohammad, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) meningkatkan kinerja dan bergerak lebih cepat untuk mengejar ketertinggalan realisasi anggaran.

“Saya minta OPD bekerja maksimal, harus digenjot sama wali kota ya, karena bagaimanapun ini yang dirugikan masyarakat,” ujarnya saat ditemui awak media, Kamis (20/11/2025).

Politisi Fraksi PDIP tersebut juga memperingatkan adanya potensi sanksi dari pemerintah pusat jika alokasi dana yang sudah diberikan tidak segera dibelanjakan.

“Kalau sampai dana ini masih ada dan belum terbelanja, kita nggak tahu ada punishment apa ke depan dari Kementerian Keuangan maupun pemerintah pusat,” tegasnya.

Gilang menilai kepala dinas yang baru harus bergerak lebih responsif untuk memastikan seluruh anggaran terserap optimal. Menurutnya, banyak proyek pembangunan yang terhambat karena kinerja OPD belum maksimal.

“Saya berharap kadis yang baru bisa lebih ‘gas pol’ dalam membelanjakan anggaran ini, karena rata-rata pembangunan ini terhambat,” ucapnya.

Berdasarkan hasil pengawasan terakhir, serapan anggaran baru mencapai sekitar 50 persen. Gilang menargetkan angka tersebut minimal bisa menembus 70 persen menjelang penutupan tahun anggaran.

“Walaupun ini sudah tinggal hitungan hari, kita berharap bisa 70 persen. Tinggal dikit lagi tutup tahun,” katanya.

Ia juga memaparkan sejumlah faktor yang menyebabkan serapan anggaran melambat, mulai dari peralihan kepemimpinan dari Pj Wali Kota ke wali kota definitif, hingga masalah teknis seperti kegagalan lelang dan ketidaksesuaian spesifikasi dari pihak ketiga.

“Banyak kendala teknis. Tapi menurut saya harusnya dinas bisa tanggulangi, jangan ada alasan lagi ke depan,” tegasnya.

Dengan waktu yang semakin terbatas, Komisi II meminta pemerintah kota bergerak cepat agar pembangunan tidak kembali tertunda dan pelayanan publik tetap berjalan optimal. (Ads)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

SPMB 2026, Ketua Komisi IV Dorong Prioritas bagi Anak Warga Kota Bekasi

4 Juni 2026 - 19:19 WIB

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Adelia

Tampung Aspirasi LPM, Ketua Dewan Dorong Penguatan Regulasi

4 Juni 2026 - 14:27 WIB

Ketua DPRD Kota Bekasi saat menerima audensi LPM Kota Bekasi

Semen Padang FC Resmi Jadikan Stadion Patriot Bekasi sebagai Homebase Musim Depan

4 Juni 2026 - 12:24 WIB

Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Bekasi Siapkan Program Kerakyatan

3 Juni 2026 - 13:12 WIB

Kader PDI Perjuangan Kota Bekasi saat menggelar Diskusi Politik

Legislator PKS Sesalkan Sejumlah Pejabat Tak Hadiri Apel Hari Lahir Pancasila

3 Juni 2026 - 11:10 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Muhamad Kamil
Trending di Bekasi Kota