BEKASI TIMUR – Pemerintah Kota Bekasi terus memacu penyelesaian berbagai lokasi pertandingan menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Anton, mengungkapkan bahwa sejumlah fasilitas masih membutuhkan akselerasi pengerjaan meski beberapa di antaranya telah rampung.
“Untuk cabang voli indoor, sebenarnya sudah seratus persen selesai. Hanya saja masih ada beberapa venue lain yang belum final dan harus segera dikejar agar pemanfaatannya bisa optimal saat pelaksanaan nanti,” kata Anton, Selasa (24/3/2026).
Anton memberikan perhatian khusus pada venue voli pasir yang berada di wilayah Bantargebang. Menurutnya, fasilitas pendukung di lokasi tersebut perlu mendapat perhatian serius, terutama sistem drainase yang dinilainya masih belum berfungsi maksimal.
Ia menekankan, kondisi ini menjadi pekerjaan rumah penting bagi Pemkot Bekasi mengingat kawasan tersebut dikenal rawan genangan air.
“Sistem drainase saat ini masih kurang baik, ini harus segera dibenahi agar tidak mengganggu kesiapan venue nantinya,” tegasnya.
Tak hanya itu, pembangunan venue bola basket juga menjadi fokus utama. Anton berharap progres pembangunan fasilitas tersebut dapat diselesaikan sesuai dengan tenggat waktu yang telah ditentukan.
“Untuk basket, pengerjaannya juga harus dipercepat. Saya minta Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkimtan) Kota Bekasi serius mengawal setiap tahapan pembangunannya,” ujarnya.
Sebagai informasi, Kota Bekasi merupakan salah satu daerah yang ditunjuk menjadi tuan rumah Porprov Jawa Barat 2026 bersama Kota Bogor dan Kota Depok.
Penetapan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 426/Kep.36-Kesra/2025 tentang Penetapan Tuan Rumah Porprov Jawa Barat 2026. (war/adv)








