Menu

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Calon Sekda Kota Bekasi, Antara Kawan Lama dan Keluarga

badge-check

Calon Sekda Kota Bekasi, Antara Kawan Lama dan Keluarga Perbesar

BEKASI SELATAN – Perebutan kursi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi mulai memasuki tahapan penting.

Empat peserta yang dinyatakan lolos seleksi tersebut yakni Arief Maulana yang saat ini menjabat Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi, Muhammad Solikhin sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi, Dinar Faizal Badar selaku Asisten Daerah (Asda) III Kota Bekasi, serta Dede Tito Ismanto yang merupakan Staf Ahli Wali Kota Banjar.

Penetapan empat peserta itu tertuang dalam Keputusan Panitia Seleksi Terbuka JPT Pratama Kota Bekasi Nomor 800.1.14.1/Kep.01-Pansel.JPTP-SD/2026 tentang Penetapan Hasil Seleksi Administrasi dan Rekam Jejak Seleksi Terbuka Pengisian JPT Pratama Sekretaris Daerah Kota Bekasi.

Dari empat nama yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan rekam jejak, Arief dan Solikhin menjadi dua figur yang paling mencuri perhatian. Keduanya sama-sama merupakan pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi dengan pengalaman di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Arief Maulana saat ini menjabat sebagai Kepala Dinas Tata Ruang Kota Bekasi.

Nama Arief sangat cukup diperhitungkan dalam bursa Sekda karena memiliki pengalaman panjang di birokrasi Pemkot Bekasi.

Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari bidang pekerjaan umum, Bapenda, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan hingga kini dipercaya memimpin Dinas Tata Ruang.

Pengalaman tersebut membuat Arief memiliki rekam jejak lintas organisasi perangkat daerah. Selain pengalaman birokrasi, Arief juga memiliki kedekatan dengan Tri Adhianto. Keduanya diketahui pernah berada dalam satu intansi di Dinas PU (DBMSDA).

Relasi kedekatan yang telah terjalin sejak lama tersebut membuat Arief menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan kursi Sekda.

Nama lain yang juga menjadi sorotan adalah Muhammad Solikhin.

Solikhin saat ini menjabat Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi. Meski dari sisi pengalaman birokrasi masih berada di bawah Arief, Solikhin juga memiliki rekam jabatan yang cukup beragam.

Ia pernah bertugas di sejumlah perangkat daerah, termasuk DBMSDA, Disdagperin hingga Bapenda.

Yang membuat nama Solikhin semakin menarik perhatian adalah hubungan keluarganya dengan Tri Adhianto. Solikhin diketahui merupakan adik ipar Wali Kota Bekasi. Hubungan keluarga tersebut bisa menjadi point plus bagi solikhin.

Di tengah munculnya dua nama yang diperhitungkan tersebut, sebelumnya DPRD Kota Bekasi mengingatkan pentingnya kompetensi dan kemampuan manajerial serta Komunikasi dalam menentukan Sekda.

DPRD Kota Bekasi sebelumnya mengingatkan agar proses seleksi benar-benar mengedepankan kompetensi, kemampuan manajerial dan komunikasi.

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi mengatakan, Sekda merupakan jabatan strategis dalam struktur aparatur pemerintahan daerah.

“Sekda ini kan jabatan tertinggi di tingkat aparatur. Fungsi Sekda ini saya harap kompetensi, dia perlu punya manajerial dalam memimpin berbagai aspek bidang pemerintahan daerah, dari sisi aparatur dan sisi anggaran,” ujar Sardi beberapa waktu lalu.

Menurutnya, Sekda juga memiliki posisi penting karena menjadi Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Dia juga sebagai Ketua TAPD yang memanajerial dari mulai perencanaan, penganggaran, dan juga bisa berkomunikasi yang luas dan luwes dengan berbagai pihak, termasuk legislatif DPRD,” katanya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Fraksi PAN Pembangunan DPRD Kota Bekasi Abdul Muin Hafied. Ia menilai keberadaan Sekda sangat penting dalam memastikan koordinasi pemerintahan antarlembaga dan OPD berjalan dengan baik.

“Sekda ini penting keberadaannya terhadap jalannya pemerintahan, karena dia yang mengatur sirkulasi antar-OPD. Wali kota dan wakil wali kota kan jabatan politis yang tentu sangat terbantu kalau Sekdanya berfungsi dan berperan dengan baik,” ujar Muin.

Karena itu, ia berharap proses seleksi mampu menghasilkan figur yang memiliki pengalaman dan kapasitas memadai. Ia juga mengingatkan agar tahapan fit and proper test tidak sekadar menjadi formalitas.

“Kita mengharap bahwa fit and proper test ini bukan hanya sekadar formalitas, tetapi sungguh-sungguh dilakukan oleh Pak Wali Kota untuk mencari figur yang sangat mumpuni menjadi Sekda,” katanya.

Kini perhatian publik tertuju pada bagaimana proses seleksi akan menentukan kandidat yang akhirnya menduduki orang nomor 3 di Kota Bekasi ini.

Arief Maulana membawa modal pengalaman panjang sebagai birokrat sekaligus hubungan kedekatan yang telah terjalin lama dengan Tri Adhianto.

Sementara Muhammad Solikhin membawa pengalaman birokrasi dan hubungan keluarga sebagai adik ipar sang wali kota.

Keduanya masih harus melewati tahapan assessment pada 23 September 2026, sebelum seluruh rangkaian seleksi dan proses penetapan selesai.

Siapa yang nantinya dipercaya mengisi jabatan Sekda Kota Bekasi tetap bergantung pada hasil seluruh tahapan seleksi dan keputusan akhir Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. (@nt)

 

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Jelang Pencoblosan, Baba Damin Ajak Warga Srijaya Jaga Demokrasi Damai

18 Sep 2026 - 16:53 WIB

Jelang Pencoblosan, Baba Damin Ajak Warga Srijaya Jaga Demokrasi Damai

Juara VI Anugerah Gapura Sri Baduga, Kelurahan Jatisari Bekasi Dapat Rp 1 Miliar dari Gubernur Jabar

18 Sep 2026 - 15:12 WIB

Juara VI Anugerah Gapura Sri Baduga, Kelurahan Jatisari Bekasi Dapat Rp 1 Miliar dari Gubernur Jabar

Viral Menu PMT 3 Siomay di Jatisampurna, Kepala Puskesmas: Itu Kudapan Pemulihan Bukan Makanan Utama

18 Sep 2026 - 10:35 WIB

Viral Menu PMT 3 Siomay di Jatisampurna, Kepala Puskesmas: Itu Kudapan Pemulihan Bukan Makanan Utama

Bapenda Kota Bekasi Digeledah Kejagung, Ini Dokumen yang Dibawa

17 Sep 2026 - 20:28 WIB

Bapenda Kota Bekasi Digeledah Kejagung, Ini Dokumen yang Dibawa

Tindak Lanjuti Arahan Sekjen ATR/BPN, Kantah Kota Bekasi Tegaskan Zero Tolerance Pungli

17 Sep 2026 - 18:31 WIB

Tindak Lanjuti Arahan Sekjen ATR/BPN, Kantah Kota Bekasi Tegaskan Zero Tolerance Pungli
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!