Menu

Mode Gelap
SPMB 2026, Ketua Komisi IV Dorong Prioritas bagi Anak Warga Kota Bekasi Tampung Aspirasi LPM, Ketua Dewan Dorong Penguatan Regulasi Semen Padang FC Resmi Jadikan Stadion Patriot Bekasi sebagai Homebase Musim Depan Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Bekasi Siapkan Program Kerakyatan Legislator PKS Sesalkan Sejumlah Pejabat Tak Hadiri Apel Hari Lahir Pancasila Komisi II Dorong Evaluasi Regulasi Industri Pasca Kebakaran SPBE Cimuning

Politik

Alit Jamaludin Sesalkan Kinerja Pemkot Bekasi yang Baru Capai 75 Persen Realisasi PAD Sampai November Ini

badge-check


					Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin. Perbesar

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin.

BEKASI TIMUR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi kembali menyoroti pendapatan daerah yang dinilai masih jauh dari harapan. Hingga awal November 2025, realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) tercatat baru mencapai sekitar 75 persen, jauh di bawah target minimal 90 persen yang telah ditetapkan pemerintah kota.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, menyampaikan keprihatinannya dan menilai capaian tersebut harus menjadi alarm serius bagi Pemkot Bekasi. Menurutnya, keterlambatan pencapaian PAD berpotensi mengganggu berbagai program pembangunan yang sangat bergantung pada pendapatan daerah.

“Target pendapatan asli daerah sampai bulan November 2025 masih 75 persen. Ini harus menjadi perhatian, karena ini adalah janji Wali Kota untuk meningkatkan PAD. Tapi hingga akhir tahun ini masih jauh dari target,” tegas Alit saat ditemui pada Senin (17/11/2025).

Alit menilai masih banyak potensi pemasukan daerah yang belum digarap secara maksimal. Ia mendorong Pemkot untuk melakukan evaluasi menyeluruh serta menghadirkan terobosan baru dalam menggali sumber-sumber pendapatan tambahan. Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang memiliki target PAD juga disebut perlu dievaluasi, baik dari sisi kinerja maupun inovasi.

Dengan sisa waktu menuju akhir tahun anggaran, Alit berharap Pemkot dapat bekerja lebih agresif dan tepat sasaran agar target PAD dapat tercapai sesuai ekspektasi.

Tak hanya soal PAD, Alit turut menyoroti lambannya penyerapan APBD 2025, yang dikhawatirkan dapat berdampak langsung pada masyarakat jika tidak segera ditangani.

“Ini butuh perhatian dan langkah konkret. Jangan sampai anggaran tidak terserap, karena masyarakat yang akan dirugikan,” pungkasnya. (Ads)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Bekasi Siapkan Program Kerakyatan

3 Juni 2026 - 13:12 WIB

Kader PDI Perjuangan Kota Bekasi saat menggelar Diskusi Politik

Legislator PKS Sesalkan Sejumlah Pejabat Tak Hadiri Apel Hari Lahir Pancasila

3 Juni 2026 - 11:10 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Muhamad Kamil

Komisi II Dorong Evaluasi Regulasi Industri Pasca Kebakaran SPBE Cimuning

2 Juni 2026 - 14:35 WIB

Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi Doddy Sukmawirawan

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Rudy Heryansah Apresiasi Rencana Kenaikan Dana Hibah RW Jadi Rp150 Juta

21 Mei 2026 - 14:44 WIB

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Bekasi Rudy Heryansah
Trending di Bekasi Kota