TAMBUN UTARA – Menjelang hari pemungutan suara Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Bekasi yang akan dilaksanakan pada Minggu, 20 September 2026, tokoh Kabupaten Bekasi yang juga Ketua Umum Jajaka Nusantara HK, Damin Sada, mengajak masyarakat menjaga keamanan dan kedamaian selama proses demokrasi berlangsung.
Ajakan tersebut disampaikan Damin Sada kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, khususnya warga Kecamatan Tambun Utara, dan terkhusus masyarakat Desa Srijaya yang akan menentukan pilihan dalam pemilihan kepala desa.
Damin mengingatkan masyarakat agar melaksanakan pesta demokrasi dengan aman dan damai. Perbedaan pilihan politik, menurutnya, tidak boleh menjadi alasan untuk memutus tali persaudaraan.
“Mari kita laksanakan demokrasi pemilihan kepala desa dengan aman dan damai. Karena kita semua bersaudara, jauhkan emosi dan pilihlah apa yang menjadi pilihan saudara semua,” kata pria yang akrab disapa Baba Damin, Jumat (18/9/2026).
Ia juga menekankan pentingnya sikap saling memaafkan dan merangkul seluruh pihak setelah pemungutan suara selesai. Menurutnya, keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya ditentukan oleh kemenangan dalam pemilihan, tetapi juga kemampuannya membangun persatuan di tengah masyarakat.
“Karena dalam politik, memaafkan musuh itulah yang paling berat. Kalau seandainya kita bisa menang dan memaafkan musuh untuk dirangkul, itulah keberhasilan menjadi pemimpin,” ujarnya.
Damin menambahkan, siapapun yang nantinya terpilih sebagai kepala desa harus mampu menjadi pemimpin bagi seluruh masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang maupun pilihan politik warga.
“Tentunya yang nanti akan menjadi kepala desa, dia adalah kepala desa kita. Dan nanti kalau memang menang jadi kepala desa, masyarakat semua adalah masyarakat kita. Jangan beda-bedakan,” tegasnya.
Ia berharap pelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi, khususnya di Desa Srijaya, dapat berlangsung tertib, aman, dan damai.
Masyarakat juga diimbau menghormati hasil pemilihan serta menjaga hubungan baik dengan sesama warga setelah proses demokrasi berakhir. (@nt)












