BEKASI TIMUR – Kondisi kabel yang menjuntai dan tidak tertata rapi masih menjadi persoalan di Kota Bekasi. Selain mengganggu pemandangan, keberadaan kabel udara tersebut juga dinilai berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, Adhika Dirgantara, mendorong pemerintah kota untuk menata jaringan utilitas dengan sistem bawah tanah. Ia menilai, langkah tersebut merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi permasalahan kabel yang selama ini dinilai semrawut.
Menurut Adhika, pembangunan jaringan kabel melalui pipa bawah tanah dapat membuat penataan utilitas menjadi lebih terorganisasi. Selain itu, sistem ini dinilai mampu meningkatkan keindahan kota sekaligus efisiensi dalam perawatan jaringan.
“Dengan sistem pipa besar di bawah tanah, seluruh kabel dapat terintegrasi dalam satu jalur. Hal ini akan membuat kota lebih tertata, aman, dan biaya pemeliharaan bisa lebih efisien,” ujar Adhika, Kamis (19/3/2026).
Ia menambahkan, penataan kabel bawah tanah juga dapat meminimalkan gangguan jaringan akibat faktor cuaca, seperti angin kencang dan pohon tumbang. Di samping itu, risiko pencurian kabel yang kerap terjadi juga dinilai dapat ditekan.
Adhika berharap, pemerintah kota dapat mempercepat program penataan jaringan utilitas secara menyeluruh di Kota Bekasi. Menurut dia, penerapan sistem tersebut tidak hanya berdampak pada aspek estetika, tetapi juga berkontribusi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Jika ini diterapkan secara luas, masyarakat akan merasakan lingkungan yang lebih aman dan tertata,” kata dia. (wr/ads)










