BEKASI TIMUR – Komisi III DPRD Kota Bekasi bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bekasi berencana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional, minimarket, hingga pusat perbelanjaan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan harga kebutuhan pokok tetap stabil di bulan Ramadan dan menjelang Lebaran Idulfitri.
Anggota Komisi III DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied, mengatakan sidak tersebut merupakan tindak lanjut dari koordinasi dengan Disperindag serta arahan pemerintah pusat terkait pengendalian harga pangan menjelang Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
“Kami sudah menyampaikan kepada Disperindag bahwa dalam waktu dekat akan turun bersama melakukan sidak ke pasar-pasar,” kata Muin.
Ia menambahkan, langkah tersebut juga sejalan dengan arahan Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, agar ketersediaan stok kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga selama Ramadan hingga Lebaran.
Menurut Muin, pemerintah pusat maupun daerah telah memastikan ketersediaan stok bahan pokok. Dengan demikian, seharusnya tidak ada alasan bagi pedagang untuk menaikkan harga secara sepihak.
“Ketersediaan stok sembako sudah dijamin. Karena itu kami ingin memastikan sebelum maupun selama Ramadhan tidak ada perubahan harga yang tidak wajar,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kenaikan harga biasanya dipicu oleh kelangkaan barang akibat faktor cuaca atau musim. Namun, kondisi tersebut saat ini dinilai tidak terjadi.
Politikus dari Partai Amanat Nasional itu juga mengingatkan para pedagang di Kota Bekasi, baik di pasar tradisional, minimarket, maupun pusat perbelanjaan, agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok tanpa alasan yang jelas.
Apabila dalam sidak ditemukan pelanggaran atau praktik kenaikan harga yang tidak wajar, Disperindag akan memberikan sanksi sesuai dengan ketentuan yang berlaku berdasarkan rekomendasi DPRD.
“Jika memang ada pedagang yang terbukti menaikkan harga secara tidak wajar, tentu akan ada sanksi dari Disperindag atas rekomendasi DPRD,” kata Muin.
Selain itu, Komisi III DPRD Kota Bekasi juga telah menggelar rapat internal guna memastikan stabilitas harga pangan selama Ramadan hingga Idulfitri tetap terjaga.
“Karena kebutuhan sembako sudah terpenuhi dan pemerintah juga tidak menaikkan tarif, maka seharusnya kondisi pasar berjalan normal,” tuturnya. (wr/ads)










