Menu

Mode Gelap
DPRD Kota Bekasi Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Kucurkan Banpres untuk Percepatan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Peringati Hari Bumi 2026, CFD Jababeka Disulap Jadi Ruang Hidup Sehat dan Bebas Polusi DPR Soroti Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api Usai Kecelakaan di Bekasi, Perlu Integrasi dan Koordinasi Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Murfati Lidianto Sampaikan Duka dan Soroti Sistem Keselamatan Tekan Angka Kecelakaan, Pemkot Bekasi Siapkan Early Warning System di Perlintasan Kereta Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

Jabar

Whoosh Jadi Andalan, Destinasi Baru Disiapkan untuk Genjot Wisata Kereta Api di Jabar

badge-check


					Disparbud Jabar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Jakarta pada Senin (4/8/2025).  Perbesar

Disparbud Jabar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Jakarta pada Senin (4/8/2025).

BANDUNG – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jawa Barat semakin serius mengembangkan konsep wisata berbasis transportasi rel. Untuk mempercepat realisasi program ini, tim Disparbud Jabar melakukan kunjungan kerja ke Kantor Pusat PT. Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) di Jakarta pada Senin (4/8/2025).

Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi yang digelar akhir Juli lalu. Disparbud Jabar menggandeng PT. KCIC dan PT. KAI untuk mengoptimalkan potensi wisata di sepanjang jalur kereta api, termasuk memanfaatkan kereta cepat Whoosh sebagai daya tarik utama.

Kepala Disparbud Jabar, Iendra Sofyan, menegaskan bahwa keberadaan Whoosh adalah aset strategis yang harus dimaksimalkan. “Kami sedang menyusun paket wisata menarik yang akan dipromosikan secara intensif, baik oleh Pemprov Jabar maupun KCIC,” ujarnya.

Selain itu, Disparbud Jabar juga menyiapkan program “Super/Hot Deals” dengan fokus pada tiga aspek utama: aksesibilitas, amenitas, dan atraksi (3A). Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menyiapkan destinasi unggulan yang siap menarik minat wisatawan.

“Tugas kami bersama pemerintah daerah adalah menyiapkan daya tarik wisata. Semakin banyak destinasi berkualitas, semakin besar potensi kunjungan,” jelas Iendra.

Tak hanya kereta cepat, Pemprov Jabar juga akan mengembangkan potensi wisata di jalur kereta api lainnya. Hal ini sejalan dengan rencana PT. KAI untuk mereaktivasi empat rute, seperti Banjar–Cijulang–Pangandaran–Parigi, Garut–Cikajang, Cikudapateuh (Bandung)–Banjaran–Ciwidey, dan Rancaekek–Tanjungsari.

Dengan langkah ini, Jawa Barat siap menawarkan pengalaman wisata kereta api yang lebih beragam dan menarik bagi para pelancong. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPR Soroti Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api Usai Kecelakaan di Bekasi, Perlu Integrasi dan Koordinasi

29 April 2026 - 16:56 WIB

Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Murfati Lidianto Sampaikan Duka dan Soroti Sistem Keselamatan

29 April 2026 - 16:53 WIB

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto

Tekan Angka Kecelakaan, Pemkot Bekasi Siapkan Early Warning System di Perlintasan Kereta

29 April 2026 - 13:29 WIB

Pintu Rel Bulak Kapal Bekasi Timur menjadi salah satu titik rawan kecelakaan

Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

28 April 2026 - 14:27 WIB

Wawali Harris Bobihoe jenguk para korban di RSUD CAM

Pelayanan Terganggu, Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Antrian di TPA Sumur Batu Masih Sering Terjadi

28 April 2026 - 13:04 WIB

Trending di Bekasi Kota