Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Pelayanan Terganggu, Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Antrian di TPA Sumur Batu Masih Sering Terjadi

badge-check

Pelayanan Terganggu, Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Antrian di TPA Sumur Batu Masih Sering Terjadi Perbesar

BANTARGEBANG – Pemandangan antrian panjang armada truk sampah di TPA Sumur Batu, Bantargebang, Kota Bekasi selalu terjadi setiap saatnya. Itu terjadi lantaran keadaan zona pembuangannya sudah status overload.

Belum lagi, zona pembuangan sampah di TPA Sumur Batu tersebut juga sering terjadi longsor akibatnya berdampak pada pelayanan open dumping.

Informasi tersebut sering diutarakan oleh kebanyakan sopir truk yang antri menunggu giliran membuang sampah di lokasi TPA milik Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi tersebut.

“Kondisi zona pembuangan sebenarnya sudah penuh, terlebih di zona yang dijadikan pelayanan saat ini. Biasanya kalau kondisi normal di TPA Sumur Batu jam 8 pagi sudah mulai pelayanannya, tapi disana sering terjadi keterlambatan karna informasi di lokasi sering ada perapihan zona pembuangannya yang sudah overload atau krodit,” ungkap salah satu sopir truk sampah di TPA Sumur Batu, Selasa (28/4/2026).

Kondisinya selalu terjadi antrian panjang armada truk sampah disana selain karna semua zona pembuangan sudah krodit, juga sering terjadi longsor di area jalur armada truk.

“Kondisi ini pasti berdampak pada pelayanan di bawah, banyak antrian truk karna malam belum selesai sampai menginap sopirnya di lokasi TPA ini,” ulasnya.

*. Kenapa Sistem Pengelolaan TPA Sumur Batu Masih Pakai Cara Lama Open Dumping

Terpisah, Ketua Komisi 2 DPRD Kota Bekasi, Latu Har Hary, S.Sn., mengatakan keterangan yang didapat langsung dari DLH saat rapat dengan komisi dua beberapa waktu lalu sedang penyesuaian dan pembenahan. “Apalagi sekarang semua zona pembuangan di TPA sumur batu sudah sangat mengkhawatirkan, jangan sampai kejadian yang sama seperti di TPST Bantargebang terulang di TPA milik kota bekasi ini,” katanya, Selasa (28/4/2026).

“Seperti ini kita antisipasi, kita di komisi dua pada rapat dengan DLH waktu itu meminta dan mendesak dinas itu untuk segera membenahi permasalahan penumpukan sampah di TPA itu. Sementara pararel dengan itu, DLH kan sedang memenuhi terkait dengan Sanitary Landfillnya, dan juga persiapan untuk pembangunan PSEL yang akan dilakukan Ground Breaking (peletakan batu pertama) pada pertengahan tahun 2026 ini,” ucap Latu Har Hary.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), ini juga mengatakan ditengah persiapan ground breaking PSEL itu secara pararel, komisi dua tetap mengawasi soal Existingnya, yaitu pengolahan sampahnya dari Open Dumping menjadi Sanitary Landfillnya. (Yudhi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kejar PAD, Bapenda Kota Bekasi Tertibkan Reklame Tak Berizin

25 Sep 2026 - 17:54 WIB

Kejar PAD, Bapenda Kota Bekasi Tertibkan Reklame Tak Berizin

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

25 Sep 2026 - 16:43 WIB

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

25 Sep 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!