Menu

Mode Gelap
DPRD Kota Bekasi Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Kucurkan Banpres untuk Percepatan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Peringati Hari Bumi 2026, CFD Jababeka Disulap Jadi Ruang Hidup Sehat dan Bebas Polusi DPR Soroti Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api Usai Kecelakaan di Bekasi, Perlu Integrasi dan Koordinasi Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Murfati Lidianto Sampaikan Duka dan Soroti Sistem Keselamatan Tekan Angka Kecelakaan, Pemkot Bekasi Siapkan Early Warning System di Perlintasan Kereta Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

Bekasi Kota

DPRD Kota Bekasi Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Kucurkan Banpres untuk Percepatan Pembangunan Flyover Bulak Kapal

badge-check


					Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi Perbesar

Ketua DPRD Kota Bekasi Sardi Efendi

BEKASI TIMUR – DPRD Kota Bekasi mengapresiasi langkah Presiden Prabowo yang menyetujui pemberian Bantuan Presiden (Banpres) sekitar Rp200–220 miliar guna mempercepat pembangunan Flyover Bulak Kapal di Bekasi Timur.

Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, mengatakan proyek flyover tersebut memang membutuhkan anggaran yang sangat besar. Di tengah kebijakan efisiensi, Pemerintah Kota Bekasi sempat menghadapi kesulitan untuk merealisasikan pembangunan tersebut.

“Flyover Bulak Kapal ini membutuhkan anggaran lebih dari Rp100 miliar. Sementara saat ini kita baru menyelesaikan pembebasan lahan, dan pada 2026 rencananya sudah mulai dibangun. Namun belum bisa dipastikan apakah pembangunan itu bisa selesai tepat waktu,” ujar Sardi kepada awak media, Kamis (30/4/2026).

Menurutnya, dengan adanya tambahan Banpres lebih dari Rp200 miliar, pembangunan flyover akan sangat terbantu dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kota Bekasi.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo. Bantuan ini tentu sangat membantu percepatan pembangunan infrastruktur di Kota Bekasi, khususnya Flyover Bulak Kapal,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sardi juga menyoroti kebutuhan pembangunan flyover lainnya, termasuk di kawasan Stasiun Bekasi yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama pada pagi dan sore hari.

Selain itu, ia menyinggung program PT Kereta Api Indonesia terkait proyek double-double track lintas Cikarang–Manggarai yang dinilai akan berdampak pada penutupan perlintasan sebidang.

“Dengan adanya double-double track, yang berarti ada empat jalur rel, maka perlintasan sebidang akan ditutup karena berbahaya. Oleh karena itu, dibutuhkan flyover sebagai solusi untuk menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas,” tandasnya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DPR Soroti Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api Usai Kecelakaan di Bekasi, Perlu Integrasi dan Koordinasi

29 April 2026 - 16:56 WIB

Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Murfati Lidianto Sampaikan Duka dan Soroti Sistem Keselamatan

29 April 2026 - 16:53 WIB

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto

Tekan Angka Kecelakaan, Pemkot Bekasi Siapkan Early Warning System di Perlintasan Kereta

29 April 2026 - 13:29 WIB

Pintu Rel Bulak Kapal Bekasi Timur menjadi salah satu titik rawan kecelakaan

Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

28 April 2026 - 14:27 WIB

Wawali Harris Bobihoe jenguk para korban di RSUD CAM

Pelayanan Terganggu, Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Antrian di TPA Sumur Batu Masih Sering Terjadi

28 April 2026 - 13:04 WIB

Trending di Bekasi Kota