Menu

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Tanam Sejuta Pohon di Bantargebang, Dewan Golkar Sarwin Edi Saputra Soroti Hal Ini

badge-check

Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Syaputra (tiga dari kiri) bersama para anggota dewan lain saat melakukan aksi penanaman pohon di Bantargebang. Perbesar

Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Syaputra (tiga dari kiri) bersama para anggota dewan lain saat melakukan aksi penanaman pohon di Bantargebang.

BANTARGEBANG – Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menyoroti kondisi warga yang tinggal sangat dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. Temuan lapangan menunjukkan sejumlah rumah berada hanya sekitar lima meter dari area pembuangan sampah, jauh berbeda dari informasi resmi yang menyebutkan jarak aman mencapai 500 meter.

“Sejak awal dikatakan jaraknya 500 meter dari rumah warga. Kenyataannya bukan 500 meter, tetapi hanya lima meter. Bisa dilihat langsung kondisi rumah warga di sekitar TPA Sumur Batu,” kata Sarwin dalam kegiatan “Gerakan Bersama Tanam Sejuta Pohon di 3 Gunung Sampah Raksasa (Bantargebang, Sumur Batu, Burangkeng),” Rabu (19/11/2025).

Menurut Sarwin, kondisi tersebut sudah melampaui batas kewajaran dan berpotensi besar mengancam kesehatan, kualitas lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat. Ia menilai persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu membutuhkan penanganan serius dan koordinasi lintas sektor.

“Ini bukan kepentingan kelompok atau golongan. Saya minta doa dan dorongan masyarakat Kecamatan Bantargebang,” ujarnya.

Sarwin menambahkan bahwa keberadaan tiga TPA besar di wilayah Bekasi, Bantargebang, Sumur Batu, dan Burangkeng—menimbulkan beban ekologis yang tidak kecil. Polusi udara, risiko pencemaran air tanah, hingga dampak lingkungan jangka panjang disebutnya memerlukan langkah lebih komprehensif dari sekadar penanaman pohon.

“Penanaman pohon merupakan langkah awal yang baik, namun belum menjadi solusi menyeluruh atas persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun,” kata dia.

Kegiatan tanam pohon tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, aktivis lingkungan, Karang Taruna Kecamatan Bantargebang, serta 11 anggota DPRD Kota Bekasi. Sarwin berharap momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat penyusunan kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan kesehatan warga sekitar TPA. (war)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

23 Sep 2026 - 18:51 WIB

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

PKS TPST Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Desak Pemkot Transparan

23 Sep 2026 - 14:40 WIB

PKS TPST Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Desak Pemkot Transparan

Korupsi KSO Migas 2009-2024, Kejagung Kebut Pemeriksaan

23 Sep 2026 - 14:31 WIB

Korupsi KSO Migas 2009-2024, Kejagung Kebut Pemeriksaan
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!