Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kota

Tanam Sejuta Pohon di Bantargebang, Dewan Golkar Sarwin Edi Saputra Soroti Hal Ini

badge-check


					Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Syaputra (tiga dari kiri) bersama para anggota dewan lain saat melakukan aksi penanaman pohon di Bantargebang. Perbesar

Anggota DPRD Kota Bekasi Sarwin Edi Syaputra (tiga dari kiri) bersama para anggota dewan lain saat melakukan aksi penanaman pohon di Bantargebang.

BANTARGEBANG – Ketua Fraksi Golkar Solidaritas DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menyoroti kondisi warga yang tinggal sangat dekat dengan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sumur Batu. Temuan lapangan menunjukkan sejumlah rumah berada hanya sekitar lima meter dari area pembuangan sampah, jauh berbeda dari informasi resmi yang menyebutkan jarak aman mencapai 500 meter.

“Sejak awal dikatakan jaraknya 500 meter dari rumah warga. Kenyataannya bukan 500 meter, tetapi hanya lima meter. Bisa dilihat langsung kondisi rumah warga di sekitar TPA Sumur Batu,” kata Sarwin dalam kegiatan “Gerakan Bersama Tanam Sejuta Pohon di 3 Gunung Sampah Raksasa (Bantargebang, Sumur Batu, Burangkeng),” Rabu (19/11/2025).

Menurut Sarwin, kondisi tersebut sudah melampaui batas kewajaran dan berpotensi besar mengancam kesehatan, kualitas lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat. Ia menilai persoalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun itu membutuhkan penanganan serius dan koordinasi lintas sektor.

“Ini bukan kepentingan kelompok atau golongan. Saya minta doa dan dorongan masyarakat Kecamatan Bantargebang,” ujarnya.

Sarwin menambahkan bahwa keberadaan tiga TPA besar di wilayah Bekasi, Bantargebang, Sumur Batu, dan Burangkeng—menimbulkan beban ekologis yang tidak kecil. Polusi udara, risiko pencemaran air tanah, hingga dampak lingkungan jangka panjang disebutnya memerlukan langkah lebih komprehensif dari sekadar penanaman pohon.

“Penanaman pohon merupakan langkah awal yang baik, namun belum menjadi solusi menyeluruh atas persoalan yang telah berlangsung bertahun-tahun,” kata dia.

Kegiatan tanam pohon tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, aktivis lingkungan, Karang Taruna Kecamatan Bantargebang, serta 11 anggota DPRD Kota Bekasi. Sarwin berharap momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi pemerintah daerah untuk mempercepat penyusunan kebijakan yang berpihak pada keselamatan dan kesehatan warga sekitar TPA. (war)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi

Plh Wali Kota Tegaskan Sinergi Pembangunan Fly Over dan Aturan Ketat Pemotongan Kurban

25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe berbincang dengan jajaran pejabat Pemkot Bekasi usai apel pagi, Senin (25/5/2026).
Trending di Bekasi Kota