Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Soroti Isu Pemotongan TPP, Komisi I Bakal Panggil OPD Terkait

badge-check

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra Perbesar

Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra

MUSTIKAJAYA – Ramainya isu dugaan pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Pemerintah Kota Bekasi memicu keresahan di kalangan ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) serta aparatur sipil negara (ASN) lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi I DPRD Kota Bekasi, Sarwin Edi Saputra, menyatakan pihaknya masih menunggu pembahasan resmi terkait kondisi anggaran daerah, termasuk isu defisit anggaran yang belakangan menjadi perbincangan.

“Kalau soal defisit anggaran memang saya sedikit kemarin mendengar. Kebetulan kita di Banggar belum ada pembahasan, baru LHP BPK saja. Mungkin nanti kalau sudah ada pembahasan di situ akan kita pertanyakan, benar atau tidak soal defisit anggaran ini,” ujar Sarwin kepada awak media usai menggelar reses di Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Selasa (7/7/2026)

Terkait isu pemotongan TPP, Sarwin mengaku Komisi I DPRD Kota Bekasi hingga kini belum memanggil organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meminta penjelasan.

“Isu TPP ini memang sudah bergulir di masyarakat maupun di lingkungan Pemerintah Kota. Namun, kami di Komisi I belum memanggil dinas terkait untuk membahas persoalan ini. Nanti kami akan memanggil OPD terkait untuk mengklarifikasi seperti apa sebenarnya isu yang berkembang di masyarakat,” katanya.

Ia menjelaskan, sejauh ini Komisi I baru menggelar pembahasan terkait persoalan di Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), sehingga isu TPP belum masuk dalam agenda pembahasan.

“Karena memang belum kita panggil. Baru kemarin saja pembahasan soal di Satpol PP, baru itu. Jadi isu TPP ini belum masuk ke Komisi I,” jelasnya.

Meski demikian, Ia memastikan persoalan tersebut telah disampaikan kepada pimpinan Komisi I agar segera dilakukan klarifikasi setelah masa reses DPRD berakhir.

“Kemarin sudah kita sampaikan kepada pimpinan Komisi I untuk melakukan klarifikasi soal isu TPP ini. Mungkin setelah reses kita akan memanggil OPD terkait, karena ini memang sudah menjadi kegelisahan PPPK maupun ASN lainnya yang terdampak dengan adanya isu seperti ini,” tandasnya. (@nt)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

25 Sep 2026 - 16:43 WIB

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

25 Sep 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

23 Sep 2026 - 18:51 WIB

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!