Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Kejari Kota Bekasi Tetapkan Eks Kabid Pasar Tersangka Pungli Pengelolaan MCK Pasar Bantargebang

badge-check

Kabid pasar saat di boyong petugas Perbesar

Kabid pasar saat di boyong petugas

 

BEKASI SELATAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bekasi menetapkan mantan Kepala Bidang Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kota Bekasi, Juhasan Anto Suseno (JAS), sebagai tersangka dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) pengelolaan Mandi Cuci Kakus (MCK) di Pasar Bantargebang, Rabu (15/7/2026).

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kota Bekasi, Ryan Anugrah, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik Tindak Pidana Khusus menemukan alat bukti yang cukup terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengelolaan fasilitas MCK di pasar tersebut.

“Setelah ditetapkan sebagai tersangka, JAS langsung dilakukan penahanan di rumah tahanan. Penahanan ini dilakukan untuk kepentingan penyidikan agar proses penyusunan berkas perkara berjalan optimal hingga nantinya dilimpahkan ke pengadilan,” kata Ryan kepada awak media.

Ryan menjelaskan, tersangka diduga meminta sejumlah uang kepada seseorang berinisial H terkait proses alih pengelolaan MCK di Pasar Bantargebang. Total uang yang diminta mencapai Rp80 juta.

“Permintaan uang tersebut dilakukan dalam tiga tahap, yakni dua kali melalui transfer rekening dan satu kali secara tunai,” imbuhnya.

Dalam proses penyidikan, Kejari Kota Bekasi telah memeriksa 22 saksi yang berasal dari unsur dinas, pengelola pasar, pihak swasta, serta pihak-pihak lain yang terkait dengan pengelolaan MCK di Pasar Bantargebang.

Selain itu, penyidik juga telah menyita sejumlah barang bukti berupa dokumen, dua unit telepon genggam, dan satu unit komputer.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001.

Ia menegaskan penyidikan masih terus berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain dalam perkara tersebut.

“Kami masih mengumpulkan alat bukti. Jika dalam perkembangan penyidikan ditemukan pihak lain yang menerima sesuatu atau terlibat dalam rangkaian peristiwa ini, tentu akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya. (@nt)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kejar PAD, Bapenda Kota Bekasi Tertibkan Reklame Tak Berizin

25 Sep 2026 - 17:54 WIB

Kejar PAD, Bapenda Kota Bekasi Tertibkan Reklame Tak Berizin

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

25 Sep 2026 - 16:43 WIB

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

25 Sep 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!