JATISAMPURNA — Pemerintah pusat memastikan tambahan komoditas minyak goreng MinyaKita dalam kelanjutan program bantuan pangan untuk periode Oktober dan November ini. Sebelumnya program bantuan pangan telah dilaksanakan dengan komoditas beras kepada 18.277.083 Penerima Bantuan Pangan (PBP) untuk periode Juni dan Juli.
Dari kelanjutan penyaluran bansos pangan ini juga sedang dilanjutkan oleh pemerintah kota bekasi yang dilaksanakan oleh 56 kelurahan. Yang sebelumnya periode bulan Juni – Juli bantuannya berupa beras 10 kg, kini ada tambahan 4 liter MinyaKita.
Salah satunya penyaluran bantuan pangan tersebut yang sedang berlangsung di wilayah Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, Kamis (20/11/2025).
Jumlah penerima bantuan pangan dari pemerintah pusat yakni ‘bantuan pangan’ di wilayah kecamatan jatisampurna tahun ini mengalami pengurangan cukup signifikan.
Salah satunya, tahun 2024 kelurahan jatisampurna kurang lebih ada 1.553 penerima, namun jumlah penerima tahun 2025 ini mengalami pengurangan menjadi 726 penerima.
Menurut keterangan Kepala Seksi Kesos Kelurahan Jatisampurna, Karta, mengatakan jumlah penerima tahun 2025 ini di kelurahannya mengalami pengurangan. “Yang tadinya tahun 2024 ada 1.553, tahun ini hanya 726 penerima,” ungkapnya.
Katanya, pengurangan jumlah penerima bantuan pangan tersebut bersumber dari data Kemensos kemudian diteruskan oleh Dinas Sosial daerah. “Perubahan data jumlah penerima itu kan berasal dari kemensos, kita ikuti data yang diterima,” ucapnya.
Di hari yang sama, selain kelurahan jatisampurna, kelurahan lainnnya di wilayah kecamatan jatisampurna juga sedang melaksanakan penyaluran bantuan pangan kepada masyarakat.
Kepada penerima dalam proses mekanisme, sebelum penyaluran dilakukan memberikan surat undangan kepada masing-masing penerima sesuai jadwal yang ditentukan di hari penyalurannya.
Berikut jumlah penerima bantuan ketahanan pangan kelurahan lainnya di wilayah kecamatan setempat: Kelurahan Jatikarya 240 penerima, Kelurahan Jatiraden 660, Kelurahan Jatiranggon 555 dan Kelurahan Jatirangga 610 penerima.
Diketahui, pemerintah pusat gelontorkan 6,5 triliun rupiah itu untuk bantuan pangan dalam bentuk beras plus minyak goreng. Kalau bantuan pangan minyak goreng sekitar Rp 1,1 triliun. Lalu sekitar Rp 5,3 triliun untuk bantuan pangan beras. Jadi totalnya Rp 6,5 triliun
Anggaran yang disiapkan pemerintah totalnya mencapai Rp 6,5 triliun untuk pelaksanaan penyaluran beras 10 kilogram (kg) per bulan per PBP dan juga MinyaKita 2 liter per bulan per PBP. Pemerintah intruksikan daerah dalam menyaluran ke masyarakat dilakukan secara one shoot atau sekali salur sekaligus. (Yudhi)








