Menu

Mode Gelap
Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi Soroti PHK Nakes RS Ananda yang Dinilai Tak Manusiawi Resmi! Achmad Rivai Terpilih Jadi Ketua DPD PAN Kota Bekasi Abdul Harris Bertekad Perkuat Sinergi dan Inovasi Pembangunan, Hadiri Halal Bihalal di Gedung Sate Gekrafs Kota Bekasi Dukung Amsal Sitepu, Serukan Keadilan bagi Pelaku Ekraf di Tanah Air DPRD Kota Bekasi Dorong Pemetaan Daerah Asal Pendatang Baru Ketua DPRD Kota Bekasi Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri 1447 H

Ekbis

Gekrafs Kota Bekasi Dukung Amsal Sitepu, Serukan Keadilan bagi Pelaku Ekraf di Tanah Air

badge-check


					Gekrafs Kota Bekasi. Perbesar

Gekrafs Kota Bekasi.

BEKASI SELATAN – Kasus dugaan korupsi pembuatan video profil desa di Kabupaten Karo yang menyeret nama Amsal Sitepu masih terus menjadi sorotan. Polemik ini dinilai tidak hanya menyangkut persoalan hukum semata, tetapi juga menyentuh nasib pelaku ekonomi kreatif di Tanah Air.

Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) Kota Bekasi, drg. Siska A. Yofthie, menyampaikan dukungannya terhadap langkah Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, yang dinilai gigih memperjuangkan hak-hak para pelaku ekonomi kreatif.

“Kami di Gekrafs Kota Bekasi mendukung penuh langkah Ketua Umum Gekrafs yang telah menyuarakan aspirasi para pelaku ekonomi kreatif di tingkat nasional. Ini adalah bentuk keberpihakan nyata terhadap ekosistem kreatif yang selama ini membutuhkan perlindungan dan pengakuan,” tutur Siska kepada wartawan, Senin (30/3/2026).

Siska menegaskan bahwa karya serta jasa di sektor ekonomi kreatif memiliki nilai yang tidak bisa dianggap remeh. Ia menjelaskan, setiap proses kreatif lahir melalui tahapan yang panjang, mulai dari pencarian ide, perjalanan kreativitas, hingga tahap eksekusi yang rumit.

“Penilaian terhadap karya kreatif harus dilakukan secara adil dan proporsional. Jangan sampai ada anggapan bahwa karya kreatif tidak memiliki nilai, karena hal tersebut dapat mematikan semangat para pelaku kreatif,” tegasnya.

Ia berharap langkah yang diambil Ketua Umum Gekrafs mampu menjadi titik tolak untuk memperkuat payung hukum serta regulasi yang lebih memihak kepada para pelaku ekonomi kreatif di seluruh Indonesia.

“Kami berharap ke depan ada sistem yang lebih baik dalam melindungi dan menghargai karya anak bangsa, sehingga para pelaku kreatif dapat berkarya dengan aman dan terus berkontribusi bagi pembangunan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Gekrafs Kawendra Lukistian turut diundang dalam rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dengan Amsal Sitepu terkait kasus tersebut yang digelar pada hari yang sama, Senin (30/3/2026).

Dalam pertemuan itu, Kawendra mengungkapkan bahwa kasus yang menimpa Amsal berpotensi menjadi preseden buruk bagi para pelaku ekonomi kreatif di Indonesia. Menurutnya, situasi ini bisa memunculkan rasa khawatir di kalangan kreator untuk menjalin kerja sama dengan pemerintah.

“Pelaku ekonomi kreatif itu seperti satu batang tubuh. Satu terzalimi, semua pelaku ekonomi kreatif merasa terzalimi. Kita menginginkan saudara Amsal dibebaskan sepenuhnya,” ujar Kawendra dalam forum tersebut. (war)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Abdul Harris Bertekad Perkuat Sinergi dan Inovasi Pembangunan, Hadiri Halal Bihalal di Gedung Sate

31 Maret 2026 - 12:38 WIB

Momen kebersamaan dalam halal bihalal Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Dewan Fraksi PDI Perjuangan Dukung Penerapan WFH di Kota Bekasi, Samuel: Saya Apresiasi

26 Maret 2026 - 19:29 WIB

ASN di lingkungan Pemkot Bekasi dalam sebuah agenda apel pagi di Plaza Pemkot Bekasi.

Pasca-Lebaran Arus Urbanisasi ke Bekasi Menggeliat, Anggota DPRD: Wajar Tapi Waspada

26 Maret 2026 - 19:21 WIB

Sejumlah petugas Dishub sedang berkoordinasi terkait arus mudik dan arus balik lebaran di Terminal Induk Kota Bekasi. Sejumlah warga pendatang diprediksi akan meningkat usai lebaran 2026.

Pemkab Bekasi Gencar Usung Konsep MICE Dongkrak Wisata Daerah

26 Maret 2026 - 13:03 WIB

Pemerintah Kabupaten Bekasi terus memacu pengembangan sektor pariwisata dengan mengusung konsep Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE).

Polder dan Normalisasi Sungai Disebut Komisi I Dapat Atasi Banjir di Harapan Mulya

25 Maret 2026 - 09:10 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Rizki Topananda.
Trending di News