Menu

Mode Gelap
Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa Belum Maksimal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Dorong OPD Percepatan Penyerapan Anggaran 2026

Politik

Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi Soroti PHK Nakes RS Ananda yang Dinilai Tak Manusiawi

badge-check


					Fraksi PKB saat menerima Aduan Nakes RS Ananda Bekasi Perbesar

Fraksi PKB saat menerima Aduan Nakes RS Ananda Bekasi

BEKASI TIMUR – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kota Bekasi menerima pengaduan dari tenaga kesehatan (nakes) Rumah Sakit Ananda Bekasi terkait dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan oleh pihak manajemen rumah sakit.

Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Bekasi, Alit Jamaludin, mengungkapkan bahwa pihaknya baru saja menerima laporan dari tiga orang karyawan RS Ananda yang mengaku diberhentikan secara sepihak.

“Baru saja kita menerima pengaduan dari tiga karyawan Rumah Sakit Ananda Bekasi, terkait dengan PHK sepihak yang dilakukan oleh pihak rumah sakit. Kenapa dikatakan sepihak? Karena pemberhentian itu hanya disampaikan melalui pesan WhatsApp,” ujar Alit kepada awak media, Rabu (1/3/2026).

Ia menjelaskan, ketiga karyawan tersebut telah bekerja selama kurang lebih empat tahun di RS Ananda. Menurutnya, keputusan tersebut dinilai tidak adil mengingat masa pengabdian mereka.

“Dalam kapasitas mereka yang sudah bekerja selama empat tahun, tiba-tiba tadi pagi mereka mendapat pesan bahwa mereka tidak lagi dapat bekerja di rumah sakit tersebut. Ini tentu menjadi perhatian kami,” tambahnya.

Dari hasil pengaduan sementara, lanjut Alit, terdapat sejumlah kejanggalan dalam alasan yang disampaikan pihak manajemen rumah sakit. Salah satunya terkait alasan penilaian kinerja dan kondisi keuangan.

“Tadi disampaikan beberapa pengakuan bahwa alasan yang diberikan tidak relevan atau tidak logis. Misalnya soal penilaian kinerja dan ketidakmampuan menggaji pegawai, namun di saat yang sama rumah sakit justru melakukan rekrutmen pegawai baru. Ini menjadi kontradiksi,” tegasnya.

Ia menilai, terdapat indikasi ketidaksesuaian dalam mekanisme pemberhentian tersebut, sehingga perlu dilakukan pendalaman lebih lanjut.

Alit menegaskan, Fraksi PKB akan menindaklanjuti aduan tersebut melalui DPRD, khususnya dengan mendorong Komisi IV untuk segera memanggil pihak-pihak terkait.

“Ketika ada karyawan yang tidak menerima PHK yang dilakukan oleh perusahaan atau rumah sakit, tentu ini akan kita selesaikan. Fraksi PKB akan mendorong Komisi IV untuk segera memanggil Disnaker Kota Bekasi, pihak RS Ananda, serta perwakilan karyawan guna mendapatkan penjelasan yang utuh,” imbuhnya.

Sementara itu, Anggota Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Ahmadi, menyatakan pihaknya bersama Wakil Ketua Komisi IV, Wildan Faturahman, siap menindaklanjuti arahan fraksi dengan segera melakukan pemanggilan terhadap pihak terkait.

“Kami sepakat untuk segera memanggil pihak-pihak terkait. Dari sudut pandang saya, ini tidak manusiawi,” ujar pria yang akrab disapa Bang Madong ini.

Ia menambahkan, berdasarkan pengakuan para karyawan, proses perekrutan hingga pemberhentian dinilai tidak transparan dan merugikan tenaga kesehatan yang sebelumnya berperan penting, khususnya saat masa pandemi COVID-19.

“Mereka merasa dizalimi. Padahal saat COVID-19, nakes berada di garda terdepan menyelamatkan manusia. Namun pada praktiknya, mereka justru merasa tidak dimanusiakan,” katanya.

Meski saat ini Komisi IV tengah fokus pada pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Ahmadi memastikan persoalan tersebut tetap menjadi perhatian serius.

“Kami akan selingi agenda dengan pemanggilan ini. Mudah-mudahan secepatnya bisa ditindaklanjuti dan hak-hak karyawan dapat diselesaikan dengan baik,” tandasnya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Komisi III Usulkan Perwal Khusus, OPD Diminta Bantu Bapenda Genjot Pendapatan Daerah

22 Juni 2026 - 15:01 WIB

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafei

Bekasi Soekarno Festival Gaungkan Semangat Bung Karno kepada Generasi Muda

20 Juni 2026 - 17:04 WIB

Panggung Bekasi Festival Soekarno

DPRD Kota Bekasi Segera Sahkan Raperda Penanggulangan Penyimpangan Seksual

15 Juni 2026 - 17:28 WIB

Anggota Bapemperda DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto

Fraksi PKS DPRD Kota Bekasi Lakukan Penyegaran, Bambang Purwanto Ditunjuk Jadi Ketua

15 Juni 2026 - 11:15 WIB

Paripurna DPRD Kota Bekasi

Peringati Bulan Bung Karno, PDI Perjuangan Kota Bekasi Siapkan Program Kerakyatan

3 Juni 2026 - 13:12 WIB

Kader PDI Perjuangan Kota Bekasi saat menggelar Diskusi Politik
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!