Menu

Mode Gelap
PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi

Bekasi Kota

Diduga Asal, Warga Jatiasih: Bagaimana Bisa Kokoh Proyek Turap TPU Tanpa Pondasi Tulangan Besi

badge-check


					Diduga Asal, Warga Jatiasih: Bagaimana Bisa Kokoh Proyek Turap TPU Tanpa Pondasi Tulangan Besi Perbesar

JATIASIH — Warga Jatiasih, Kota Bekasi terheran, proyek pembangunan turap Taman Pemakaman Umum (TPU) Jatisari milik pemerintah daerah setempat tanpa metode bore pile atau penanaman tulangan besi atau tanam ceker ayam pada pondasi dasarnya.

Alih-alih untuk menahan banjir imbas dari luapan kali cikeas, seharusnya metode pembuatan Bore Pile atau tanam Ceker Ayam menjadi keharusan untuk penguatan dinding turapnya. Sebab, pondasi dasar bore pile atau ceker ayam juga berfungsi meneruskan beban struktur bangunan diatasnya dari permukaan tanah sampai lapisan tanah keras dibawahnya.

Menurut keterangan warga setelah cek ke lokasi, lokasi proyek tanpa plang atau papan proyek, turap TPU itu Panjang pembangunannya sepanjang 90 meter x Lebar 1 meter x Tinggi total 2 Meter pembangunan turap pembatas lahan TPU Jatisari dengan DAS kali cikeas. Kedalaman dari permukaan tanah kedalam kurang dari setengah meter.

Secara kasat mata, kata Ikhwan, pembangunan kontruksi turap pembatas di lahan Taman Pemakaman Umum (TPU) itu sepertinya kurang kokoh. “Perkuatan tanahnya tanpa telapak dasar beton dan juga tanpa menggunakan pondasi dasar untuk penahan tanah beton turap dengan tulangan utama baja,” ungkap Ikhwan kepada wartabekasi.id, Jum’at (28/11/2025).

“Pasalnya, proyek turap yang baru berjalan kurang lebih 10 hari itu dalam pengerjaannya tanpa pondasi dari dasar tanahnya tanpa pengikat telapak beton agar bangunan kuat,” cetusnya.

Menurutnya, jika bangunan tersebut tanpa pondasi dan tanpa dasar tulangan yang kuat akan sangat beresiko. “Sebab sering kali lokasi TPU sering mengalami bencana banjir imbas luapan kali cikeas beberapa kali pada periode bulan Maret, Mei dan Juli 2025 tahun ini,” imbuhnya.

Masih kata Ikhwan, dirinya juga sempat menanyakan ke pihak kantor UPTD TPU setempat, bahwa usulan dari TPU sendiri bangunan turap itu setinggi 2,5 meter (bukan 2 meter).

“Namun kita tanya juga ke staf UPTD TPU, katanya dari ucapan pihak pemborongnya bahwa biaya proyeknya hanya sebesar dibawah 200 juta, anggaran segitu untuk turap panjang 90 meter tinggi 2 meter, mungkin tidak sih bangunannya tanpa pondasi tulangan besi,” herannya.

Salah satu pekerja kontruksi juga mengatakan, dalam pembangunan turap itu arahan dari pelaksana hanya langsung pasang pecahan batu kali dengan adukan semen. “Kita disuruh langsung kerjakan pasang baru kali dengan adukan semen, belum ada arahan membuat tulangan pondasinya,” ungkapnya, Rabu (26/11/2025) lalu.

“Awalnya kita juga belum tau sepenuhnya gambar proyeknya, selebihnya cuma disuruh pasang batu bangunannya untuk proyek turap itu,” ucapnya.

Masih katanya, pihak pengawas dalam 10 hari ini juga baru datang sekali. “Setahu saya ada pengawas datang baru satu kali datang,” ujarnya.

Diketahui, kurang lebih sebanyak 1.200 kuburan dari 13 blok makam di TPU tersebut. Kerap terjadi banjir dari luapan kali cikeas merendam blok makam disana. (Yud)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi

7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Dirut PT.MP

Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi

7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan

7 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo

7 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas

6 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!