JATISAMPURNA – Anggota DPRD Kota Bekasi Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, H. Anim Imamuddin, SE., MM., menggelar kegiatan Reses Daerah Pemilihan IV Masa Sidang II di Balai RW 014 Kelurahan Jatisampurna, Kecamatan Jatisampurna, Jumat (10/7/2026).
Turut hadir Camat Jatisampurna Nata Wirya, Lurah Jatisampurna Cecep Natawiria, Ketua RW 014 Marudin, dan Ketua Paguyuban Kranggan Permai dan Permata Kranggan H. Bambang HS.
Dalam sambutannya, Anim menjelaskan tujuan reses untuk menyerap aspirasi warga. Ia sengaja mengundang Camat dan Lurah agar pertanyaan warga yang bersifat teknis pemerintahan bisa langsung dijawab.

Infrastruktur Tertunda Karena Perubahan Mekanisme Tender
Anim menyampaikan bahwa sejumlah program infrastruktur sempat tertunda. Hal ini terjadi karena adanya perubahan aturan, dari Penunjukan Langsung menjadi sistem tender gabungan.
“Dulu 200 juta bisa PL langsung. Sekarang kalau totalnya 2 miliar harus digabung tender dulu. Makanya ada keterlambatan 2-3 minggu ke depan,” ujarnya.
Ia meminta RT dan RW yang belum menerima pembangunan untuk bersabar karena prosesnya masih berjalan.
Kesehatan dan Pendidikan
Di bidang kesehatan, Anim menyebut seluruh kelurahan di Kota Bekasi kini sudah memiliki Puskesmas. Pemkot juga memiliki RSUD tipe D yang ditargetkan naik ke tipe C. Saat ini Pemkot tengah membebaskan lahan 4.000-5.000 meter untuk perluasan.
Untuk pendidikan, ia menegaskan kewenangan DPRD hanya sampai SMP. Sementara SMA dan sederajat berada di bawah Pemprov. Ia mencontohkan sempat dipanggil warga karena banyak siswa tidak diterima di SMAN 11.
Lahan Pemakaman Umum Gratis
Isu krusial lain adalah belum adanya lahan pemakaman. Anim menyebut telah mendapat hibah tanah 1,5 hektar dari Perumahan Bumindo. Tanah itu akan dijadikan pemakaman umum khusus warga ber-KTP Bekasi.
“Kita akan bentuk yayasan pengelola. Pak Camat jadi Dewan Pembina. Nantinya digali dan diurus oleh pengurus. Yang penting gratis untuk warga,” katanya.
Rapat pembentukan pengurus rencananya digelar di RW 03. Beberapa nama seperti Pak Simon, Pak Suripto, dan Pak Rudi diusulkan masuk kepengurusan.
Tanggapan Camat dan Aspirasi Warga
Camat Jatisampurna Nata Wirya menanggapi keluhan parkir liar dan PKL di bahu jalan. Ia meminta warga membantu dengan memfoto dan melapor. Satpol PP akan terus diturunkan untuk menertibkan.
Terkait penertiban eks Tapos, Nata menyebut proses sudah di tahap SP3. Namun terhambat karena belum ada kesepakatan aset antara Pemkot dan Pemkab Bekasi. Ditambah adanya usulan pembangunan rusunawa dari anggota DPR RI yang belum terealisasi.
Ketua RW 014 Marudin mengusulkan pembangunan jalan dua jalur dilanjutkan hingga tuntas. Sementara Ketua Paguyuban H. Bambang HS meminta bantuan renovasi atap Balai RW 014 yang sudah lapuk selama 5 tahun. (¥ud)








