Menu

Mode Gelap
Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa Belum Maksimal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Dorong OPD Percepatan Penyerapan Anggaran 2026

Bekasi Kota

Pegawai Keluhkan Debu dan Pengap, Proyek Rehabilitasi Gedung Sekretariat DPRD Kota Bekasi Ganggu Aktivitas

badge-check


					Kondisi ruangan gedung DPRD Kota Bekasi Perbesar

Kondisi ruangan gedung DPRD Kota Bekasi

BEKASI TIMUR – Proyek rehabilitasi Gedung Sekretariat DPRD Kota Bekasi kembali menuai sorotan. Kali ini, keluhan datang dari pegawai yang sehari-hari bekerja di lingkungan gedung tersebut. Kondisi ruangan yang dipenuhi debu dan terasa pengap akibat pengerjaan proyek dinilai mengganggu aktivitas pelayanan dan pekerjaan.

Salah satu pegawai Sekretariat DPRD Kota Bekasi yang enggan disebutkan namanya mengaku kondisi selama proses rehabilitasi sangat tidak nyaman. Menurutnya, debu dari pekerjaan proyek menyebar hingga ke ruang kerja sehingga mengganggu aktivitas dan kesehatan pegawai.

“Parah banget pengerjaannya. Debunya ke mana-mana, ruangan jadi pengap. Sangat mengganggu kami yang setiap hari bekerja di sini,” ujar pegawai tersebut kepada wartawan, Senin (3/8/2026).

Ia menilai pelaksanaan proyek seharusnya memperhatikan kenyamanan dan keselamatan pegawai yang tetap beraktivitas di dalam gedung. Menurutnya, kontraktor semestinya memasang pembatas yang memadai agar debu tidak menyebar.

“Harusnya lebih profesional. Jangan sampai pekerjaan proyek malah mengorbankan kenyamanan pegawai yang sedang bekerja,” tambahnya.

Keluhan tersebut menambah daftar sorotan terhadap proyek rehabilitasi Gedung Sekretariat DPRD Kota Bekasi. Sebelumnya, proyek itu juga sempat menjadi perhatian karena diduga tidak menerapkan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) secara optimal.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kontraktor maupun Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kota Bekasi belum memberikan tanggapan terkait keluhan pegawai tersebut. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi

6 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan

6 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP

6 Agustus 2026 - 08:46 WIB

DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda

5 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Sekwan DPRD Kota Bekasi Lia Erliani

Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa

5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zeno Bachtiar Kadishub Kota Bekasi
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!