Menu

Otomatis
Breaking News

News

Soroti Kasus Bullying, Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Minta Disdik Tindak Tegas

badge-check

Ketua Fraksi Gerindra, Misbahudin Perbesar

Ketua Fraksi Gerindra, Misbahudin

BEKASI TIMUR – Maraknya kasus perundungan (bullying) di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi. Fraksi Gerindra menilai tindakan bullying bukan sekadar kenakalan pelajar, melainkan bentuk kekerasan yang dapat memberikan dampak serius terhadap kondisi fisik maupun psikologis korban.

Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, Misbahudin, menyampaikan keprihatinannya atas masih terjadinya kasus bullying di lingkungan pendidikan. Ia menilai persoalan tersebut semakin memprihatinkan apabila terdapat pihak sekolah yang memilih menutupi kejadian atau menganggap perundungan sebagai hal yang biasa di kalangan pelajar.

“Kami sangat prihatin atas masih terjadinya kasus bullying di lingkungan sekolah. Lebih memprihatinkan lagi apabila ada pihak sekolah yang memilih menutupi kejadian atau menganggap perundungan sebagai hal yang lumrah di kalangan pelajar,” ujar Misbahudin kepada awak media, Selasa (28/7/2026).

Menurutnya, pandangan bahwa bullying sebagai bagian dari kenakalan biasa harus dihentikan. Sebab, perundungan dapat meninggalkan luka fisik maupun trauma psikologis yang berdampak panjang bagi korban.

“Bullying bukan kenakalan biasa, melainkan bentuk kekerasan. Tidak boleh ada pembiaran, apalagi upaya menutupi fakta demi menjaga citra sekolah,” tegasnya.

Pria yang akrab disapa Bang Misbah ini menegaskan, tugas utama sekolah adalah memberikan perlindungan kepada seluruh peserta didik. Menurutnya, nama baik sekolah tidak dibangun dengan menutupi persoalan, tetapi melalui keberanian dalam menyelesaikan masalah secara terbuka, adil, dan bertanggung jawab.

“Kami mendesak Dinas Pendidikan Kota Bekasi untuk melakukan investigasi terhadap setiap laporan bullying, memastikan perlindungan bagi korban, memberikan pembinaan kepada pelaku, serta mengevaluasi sekolah yang terbukti lalai atau tidak memiliki komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman,” katanya.

Ia juga meminta seluruh kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan agar tidak melakukan intimidasi terhadap korban maupun orang tua yang melaporkan kasus perundungan.

“Setiap laporan harus diterima sebagai bentuk kepedulian untuk memperbaiki kualitas pendidikan, bukan dianggap sebagai ancaman terhadap nama baik sekolah,” ungkapnya.

Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi, lanjut Misbah, akan terus mengawal setiap kasus bullying yang terjadi di Kota Bekasi. Ia berharap tidak ada lagi anak yang kehilangan rasa aman saat menjalani proses pendidikan.

“Sekolah harus menjadi tempat tumbuhnya karakter, prestasi, dan akhlak, bukan tempat yang melahirkan ketakutan. Keselamatan dan masa depan anak-anak Kota Bekasi jauh lebih penting daripada menjaga citra institusi,” tandasnya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

23 Sep 2026 - 18:51 WIB

Titik Terang Kasus Tanah Senun bin Nikin, LSM Somasi Apresiasi Kepala BPN Bekasi Turun Langsung ke Lapangan

Parfum Terjangkau Kualitas Bintang Lima, IB LUXURY Perfume Kuasai Pasar IFP 2026

23 Sep 2026 - 15:36 WIB

Parfum Terjangkau Kualitas Bintang Lima, IB LUXURY Perfume Kuasai Pasar IFP 2026

PKS TPST Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Desak Pemkot Transparan

23 Sep 2026 - 14:40 WIB

PKS TPST Bantargebang Segera Berakhir, DPRD Desak Pemkot Transparan
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!