Menu

Mode Gelap
Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa Belum Maksimal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Dorong OPD Percepatan Penyerapan Anggaran 2026 Defisit Rp227 Miliar, Pemkot Bekasi Perintahkan OPD Rasionalisasi Anggaran

Bekasi Kota

Komisi III Usulkan Perwal Khusus, OPD Diminta Bantu Bapenda Genjot Pendapatan Daerah

badge-check


					Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafei Perbesar

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafei

BEKASI TIMUR – Komisi III DPRD Kota Bekasi mendorong Pemerintah Kota Bekasi untuk menerbitkan Peraturan Wali Kota (Perwal) sebagai langkah penguatan kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mendukung peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kebijakan tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan pendapatan daerah melalui dukungan regulasi dan digitalisasi sistem pendapatan.

Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafei, menilai diperlukan ketegasan kebijakan dari Wali Kota Bekasi untuk memperkuat sinergi antar-OPD dalam membantu kinerja Bapenda meningkatkan pendapatan daerah.

“Untuk memperkuat OPD agar bisa membantu kinerja Bapenda, perlu adanya kebijakan yang tegas dari Wali Kota Bekasi. Salah satunya melalui Perwal yang mengatur peran dan dukungan setiap OPD dalam optimalisasi pendapatan daerah,” ujar Syafei kepada awak media, Senin (22/6/2026).

Menurutnya, keberhasilan Kota Surabaya dalam meningkatkan PAD tidak terlepas dari dukungan penuh kepala daerah melalui regulasi yang memperkuat tugas Bapenda serta pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan pendapatan.

“Di Surabaya, Bapenda mendapat dukungan penuh dari wali kota melalui penguatan Perwal untuk optimalisasi pendapatan. Selain itu, digitalisasi juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan efektivitas pemungutan pendapatan daerah,” katanya.

Syafei menjelaskan, Komisi III bersama Bapenda Kota Bekasi sebelumnya telah melakukan studi banding ke Surabaya guna mempelajari strategi peningkatan PAD yang diterapkan di daerah tersebut.

“Kami bersama Bapenda memang pernah studi Banding ke Surabaya. Bagaimana pendapatan daerah bisa optimal, tentu salah satunya dengan digitalisasi. Sekarang tinggal bagaimana Bapenda dapat mengimplementasikan hasil studi tersebut di Kota Bekasi,” ungkapnya.

Politisi Golkar ini meminta Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, untuk memberikan instruksi kepada seluruh OPD terkait agar turut berperan aktif dalam mendukung upaya Bapenda meningkatkan PAD.

“Kita berharap Wali Kota Bekasi dapat menginstruksikan OPD-OPD terkait untuk membantu Bapenda dalam menggenjot pendapatan daerah sehingga target PAD dapat tercapai secara maksimal,” tandansya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan

6 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP

6 Agustus 2026 - 08:46 WIB

DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda

5 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Sekwan DPRD Kota Bekasi Lia Erliani

Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa

5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zeno Bachtiar Kadishub Kota Bekasi

Belum Maksimal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Dorong OPD Percepatan Penyerapan Anggaran 2026

5 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Komisi II DPRD Kota Bekasi saat menggelar Rapat
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!