Menu

Mode Gelap
PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi

Bekasi Kota

Warga Kota Bekasi Keluhkan Kali Baru Jatimelati Makin Sempit

badge-check


					Warga Kota Bekasi Keluhkan Kali Baru Jatimelati Makin Sempit Perbesar

PONDOK MELATI – Kondisi aliran kali baru di Jalan Raya Hankam RT 01/05, Kelurahan Jatimelati, Kecamatan Pondok Melati, menjadi sorotan warga.

Dari pantauan lapangan, terlihat jelas badan kali mengalami penyempitan akibat adanya bangunan yang berdiri terlalu dekat bahkan hingga menjorok ke atas aliran air.

Selain itu, di beberapa titik aliran kali terlihat tertutup yang diatasnya berdiri berupa bangunan sederhana dan jembatan kecil yang mempersempit ruang aliran air. Dinding pembatas kali juga tampak tidak seragam, bahkan sebagian terkesan dibangun secara swadaya tanpa perencanaan, sehingga membuat aliran air menjadi sempit dan kurang optimal.

Kondisi air yang terlihat keruh serta adanya endapan di dasar kali juga menunjukkan kurangnya perawatan dan berpotensi menimbulkan penyumbatan. Ditambah lagi, tumbuhan liar di bantaran kali semakin mempersempit jalur aliran air.

Warga sekitar mengaku khawatir, terutama saat musim hujan tiba. Penyempitan kali dikhawatirkan akan menyebabkan air meluap dan balik ke hulu kali yang memicu banjir di lingkungan permukiman.

Menanggapi hal tersebut, Pemerhati Lingkungan Hidup, Kang Abel, menegaskan bahwa persoalan ini harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Bukan hanya hak warga saja yang menjadi prioritas, hak kali juga harus kita perhatikan. Kalau terjadi hujan besar, kali yang sudah sempit ini pasti akan meluap,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya tindakan nyata dari pemerintah setempat, baik pihak kelurahan maupun kecamatan, serta peran aktif ketua lingkungan dalam melakukan pengawasan dan penertiban bangunan di sekitar aliran kali.

Warga lainnya juga berharap adanya langkah tegas dan berkelanjutan untuk menata kembali fungsi kali sebagaimana mestinya, agar tidak menimbulkan dampak yang merugikan masyarakat luas di kemudian hari.

Dirinya juga menyinggung dinas terkait Tata Ruang dan SDA kota bekasi belum ada tindakan, tak hanya kali baru yang beberapa titik tertutup atau lebarnya mengecil akibat pembangunan pemukiman. Juga terjadi di hulu kali Cakung di kelurahan Jatisampurna, kecamatan jatisampurna yang alirannya ditutup oleh pihak pengembang perumahan. (***)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi

7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Dirut PT.MP

Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi

7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan

7 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo

7 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas

6 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!