BEKASI TIMUR – Memasuki usia ke-29 tahun, Kota Bekasi dinilai telah menunjukkan perkembangan yang cukup pesat di berbagai sektor pembangunan. Meski demikian, sejumlah persoalan mendasar masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Ii Marlina, saat memberikan refleksi peringatan hari jadi Kota Bekasi, Rabu (11/3/2026).
Menurut Ii, berbagai capaian pembangunan selama hampir tiga dekade terakhir patut disyukuri. Pertumbuhan kawasan permukiman, infrastruktur, serta aktivitas ekonomi menunjukkan bahwa kota penyangga Jakarta tersebut terus berkembang.
Namun, ia menilai masih ada sejumlah persoalan yang hingga kini kerap dikeluhkan masyarakat, salah satunya banjir yang masih terjadi di beberapa wilayah.
“Di usia 29 tahun ini Alhamdulillah Kota Bekasi sudah banyak kemajuan dan berkembang pesat. Tapi tetap ada catatan yang mendominasi dan harus kita prioritaskan, terutama persoalan banjir,” kata Ii.
Ia menyebutkan, beberapa kawasan seperti Perumahan IKIP, Nasio, hingga wilayah Bekasi Utara masih kerap terdampak banjir setiap kali musim hujan tiba.
Menurut dia, kondisi tersebut membutuhkan perhatian serius dari pemerintah kota dengan pendekatan penanganan yang berkelanjutan.
“Banjir masih menjadi momok utama warga, apalagi di titik-titik yang selalu terdampak. Ini harus jadi prioritas khusus,” ujarnya.
Ii menambahkan, penanganan banjir tidak bisa dilakukan hanya dengan solusi jangka pendek. Diperlukan strategi jangka panjang yang melibatkan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) agar permasalahan dapat ditangani secara menyeluruh.
Selain banjir, ia juga menyoroti persoalan kemacetan lalu lintas yang masih kerap terjadi di sejumlah ruas jalan utama di Kota Bekasi.
Menurut Ii, meski kondisi lalu lintas di beberapa titik mulai membaik, kepadatan kendaraan masih menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari warga.
“Walaupun beberapa titik mulai lancar, kemacetan tetap jadi pemandangan sehari-hari. Ini juga perlu perhatian serius untuk mewujudkan Bekasi yang lebih baik ke depan,” kata dia. (wr/ads)










