CIKARANG PUSAT – Rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Bekasi ke-75 dan HUT RI ke-80 ditutup secara spektakuler dengan Pagelaran Wayang Golek Giri Harja 3. Acara yang digelar di Plaza Pemda Bekasi, Selasa (19/08/2025) malam itu, berhasil menyedot perhatian ribuan penonton.
Magnet utama acara adalah keahlian Ki Dalang kondang, Dadan Sunandar Sunarya, yang memukau penonton dengan lakon “Jabang Tutuka”. Pertunjukannya sukses menghipnotis para pecinta seni tradisi wayang golek yang memadati lokasi.
Malam tasyakuran tersebut dihadiri oleh segenap jajaran pejabat Pemkab Bekasi, perwakilan Forkopimda, serta masyarakat yang datang dari berbagai wilayah kabupaten.
Mewakili Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asda I), Sri Enny Mainiarti, menyatakan bahwa usia 75 tahun adalah sebuah pencapaian penting. “Ini adalah perjalanan panjang yang penuh sejarah, kerja keras, dan keberhasilan kolektif di segala bidang, mulai dari infrastruktur, ekonomi, hingga sosial budaya. Melalui seni, kita pupuk semangat kebersamaan dan optimisme untuk membangun Bekasi yang lebih maju dan sejahtera,” paparnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menekankan bahwa pagelaran ini adalah bentuk komitmen nyata dalam melestarikan warisan budaya. “Wayang golek mengandung nilai-nilai luhur kehidupan dan patriotisme. Ini bukan sekadar hiburan, tapi juga media pendidikan bagi generasi muda. Keberhasilannya tak lepas dari kolaborasi solid semua pihak,” tegas Iman.
Suasana makin meriah ketika Pemkab Bekasi memberikan penghargaan kepada para pemenang berbagai lomba yang digelar dalam rangkaian HUT ke-75. Pemberian apresiasi ini merupakan bentuk penghargaan atas partisipasi aktif masyarakat dalam memeriahkan hari bersejarah tersebut.
Pagelaran wayang golek tersebut berlangsung hingga dini hari dan disambut dengan antusiasme tinggi oleh seluruh lapisan masyarakat. (war)








