JATISAMPURNA – Warga dua kelurahan di Kecamatan Jatisampurna, Kota Bekasi, mendesak segera pengoperasian dua Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) yang mangkrak meski pembangunannya telah rampung sejak Desember 2024.
Dua fasilitas kesehatan yang dimaksud adalah Puskesmas Jatirangga dan Puskesmas Jatiraden.
“Kami sudah menunggu hampir setahun. Bangunannya sudah jadi, kok tidak kunjung beroperasi? Ini sangat mendesak, terutama ketika ada keluarga yang sakit dan butuh pertolongan segera,” ujar Sarmili, salah seorang warga Jatirangga, saat diwawancarai, Jum’at (31/10/2025).
Kondisi ini memaksa warga Jatirangga dan Jatiraden masih mengandalkan layanan kesehatan di kelurahan tetangga, seperti Puskesmas Jatisampurna, Jatikarya, dan Jatiranggon, dengan dibantu RSUD Tipe D Jatisampurna. Padahal, jarak yang ditempuh warga bisa mencapai 3-5 kilometer, menyulitkan akses, khususnya dalam situasi darurat.
“Setiap ada yang sakit, kami harus ke Jatisampurna atau Jatiranggon. Jalannya macet, jauh. Kalau ada yang darurat, bisa-bisa terlambat. Dua puskesmas ini seharusnya sudah bisa meringankan beban warga,” tambah Sarmili.
Desakan Pengoperasian Segera
Warga mendesak Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan setempat untuk segera merealisasikan pengoperasian kedua puskesmas tersebut. Mereka menilai, lambatnya aktivasi fasilitas kesehatan ini mengabaikan hak dasar masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang mudah dan cepat.
“Pembangunan infrastruktur saja tidak cukup. Yang penting adalah pelayanannya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Kami mohon kepada Pak Wali Kota dan Dinas Kesehatan untuk segera menindaklanjuti,” desak Sarmili.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas Kesehatan Kota Bekasi belum memberikan pernyataan resmi mengenai kendala dan timeline pengoperasian kedua Puskesmas tersebut. Warga berharap, tidak ada lagi penundaan yang berlarut-larut sehingga fasilitas kesehatan yang telah menelan anggaran tidak besar tersebut dapat segera berfungsi optimal. (WB/Lih)








