Menu

Mode Gelap
PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi

Bekasi Kota

Tambalan Bekas Galian Kabel di Jalan Kranggan Amblas, DBMSDA Bekasi Didesak Perbaiki

badge-check


					Tambalan Bekas Galian Kabel di Jalan Kranggan Amblas, DBMSDA Bekasi Didesak Perbaiki Perbesar

JATISAMPURNA – Jalan Raya Kranggan, Jatisampurna, Kota Bekasi, dipenuhi tambalan bekas galian kabel yang rusak. Kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun tanpa perbaikan permanen dari DBMSDA Kota Bekasi.

Sepanjang 1,4 kilometer dari Lampu Merah Alternatif Cibubur hingga Kantor Kecamatan Jatisampurna tercatat ada 7 titik tambalan. Kondisi paling parah, aspal tambalan amblas hingga 10 cm dari badan jalan.

Kerusakan serupa juga ditemukan di sepanjang 4,5 kilometer sampai ujung aspal, total ada kurang lebih 35 titik tambalan bekas galian yang amblas. Hampir semua titik tambalan bekas galian dalam kondisi bergelombang, mengelupas, dan tidak rata.

Belokan Dua Jalur Jadi Titik Paling Berbahaya
Titik rawan ada di depan Perumahan Kranggan Permai. Dari arah lampu merah, kendaraan jalur kanan dipaksa belok kiri masuk 2 jalur. Tepat di belokan itu terdapat tambalan amblas.

Minimnya rambu peringatan dan penerangan membuat pengendara motor rawan oleng, terutama saat malam dan hujan.

“Ini udah tahunan begini. Kalau hujan ketutup air, nggak kelihatan. Yang bonceng anak ngeri,” kata Rudi, pengendara harian.

Situasi makin sempit saat malam. Bahu jalan dipakai pedagang kaki lima dan parkir pengunjung. Hampir separuh badan jalan tertutup, sehingga pengendara harus berdesakan di sisa jalan yang rusak.

DBMSDA Didesak Perbaiki dan Awasi
Berdasarkan aturan, perusahaan yang melakukan galian wajib mengembalikan kondisi jalan. Pengawasan menjadi tanggung jawab DBMSDA Kota Bekasi.

Warga menilai tambalan dikerjakan tidak sesuai standar. Aspal lebih rendah, tidak dipadatkan, dan tanpa pondasi kuat. Akibatnya, beberapa bulan setelah hujan tambalan langsung rusak lagi.

“Ini kelalaian pengawasan. Kalau rutin dicek, kontraktor nggak berani tinggalin kerjaan setengah-setengah,” kata tokoh masyarakat Jatisampurna.

Hingga kini belum ada plang informasi maupun perbaikan permanen di 7 titik tersebut.

Tuntutan Warga:
1. Perbaikan Total: Bongkar dan aspal ulang 7 titik di 1,4 km dan seluruh titik di 4,5 km sesuai standar
2. Penertiban: Tertibkan pedagang dan parkir liar di bahu jalan pada malam hari
3. Pengawasan: Pasang rambu darurat dan lakukan patroli rutin

Hingga berita ini diturunkan, DBMSDA Kota Bekasi belum memberikan keterangan resmi terkait jadwal perbaikan. (¥ud)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi

7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Dirut PT.MP

Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi

7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan

7 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo

7 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas

6 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!