Menu

Mode Gelap
Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa Belum Maksimal, Komisi II DPRD Kota Bekasi Dorong OPD Percepatan Penyerapan Anggaran 2026

Bekasi Kota

Respon Penolakan Warga, Yenny Tinjau Langsung Aliran Pembuangan Banjir di Perumnas 1

badge-check


					Anggota DPRD Kota Bekasi Yenny Kristianti saat meninjau lokasi pembuangan air yang sebabkan banjir diwliayahnya Perbesar

Anggota DPRD Kota Bekasi Yenny Kristianti saat meninjau lokasi pembuangan air yang sebabkan banjir diwliayahnya

BEKASI BARAT – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Golkar Solidaritas, Yenny Kristianti, turun langsung menemui warga dari empat Rukun Warga (RW) di Perumnas 1 yang menolak wilayah mereka dijadikan lokasi aliran pembuangan banjir. Pertemuan berlangsung di Kantor RW 05 Perumnas 1, Kamis (11/6/2026).

Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan penolakan terhadap rencana pembangunan sodetan air dari kawasan pintu masuk Perumnas 1. Warga khawatir aliran pembuangan tersebut akan memperparah potensi banjir di wilayah RW 03, RW 04, RW 05, dan RW 06, sehingga berdampak pada lingkungan permukiman serta aktivitas sehari-hari masyarakat.

Politisi PSI ini mendengarkan secara langsung berbagai keluhan dan aspirasi yang disampaikan warga. Ia menegaskan akan membawa seluruh masukan tersebut untuk dibahas dan diperjuangkan di DPRD Kota Bekasi.

“Saya akan membawa seluruh aspirasi warga ini ke DPRD Kota Bekasi untuk diperjuangkan. Hak warga untuk menyampaikan pendapat harus didengar dan menjadi pertimbangan dalam setiap kebijakan yang diambil,” ujar Yenny usai berdialog dengan warga.

Selain melakukan pertemuan, Yenny juga meninjau langsung kondisi Kali Beringin yang berada di kawasan tersebut. Dari hasil peninjauan, ia menemukan adanya pendangkalan sungai serta penyumbatan akibat tumpukan sampah yang dinilai memerlukan penanganan segera melalui normalisasi.

Menurutnya, kondisi Kali Beringin yang memprihatinkan menjadi salah satu alasan utama munculnya kekhawatiran warga terhadap rencana penambahan tampungan atau aliran pembuangan air di kawasan tersebut.

“Kondisi Kali Beringin sangat memprihatinkan. Ini juga menjadi salah satu penyebab warga khawatir jika ada tambahan tempat penampungan air. Yang dibutuhkan warga saat ini adalah normalisasi sungai, bukan penambahan tampungan air yang justru berpotensi menambah beban lingkungan,” tegasnya.

Yenny berkomitmen mengawal dua poin utama aspirasi warga, yakni penolakan terhadap rencana tampungan atau aliran pembuangan air serta mendorong Pemerintah Kota Bekasi segera melakukan normalisasi Kali Beringin.

Ia juga berencana mengagendakan rapat dengan komisi terkait di DPRD Kota Bekasi untuk membahas persoalan tersebut dan mencari solusi yang berpihak kepada masyarakat.

“Warga sudah resah. Pemerintah kota harus hadir dan memberikan solusi yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta kepentingan warga,” tandasnya. (@nt)

 

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi

6 Agustus 2026 - 13:17 WIB

Penertiban Lanjutan, Satpol PP Jatisampurna Bongkar Belasan Kios PKL Liar di Kranggan

6 Agustus 2026 - 10:33 WIB

Pelayanan Jemput Bola Kelurahan Jatisampurna Datangi Lansia untuk Rekam e-KTP

6 Agustus 2026 - 08:46 WIB

DPRD Kota Bekasi Buka Ruang Partisipasi Publik Lewat Sosialisasi Dua Raperda

5 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Sekwan DPRD Kota Bekasi Lia Erliani

Usai Viral Dugaan Pungli, Dishub Kota Bekasi Serahkan Proses Hukuman ke Tim Pemeriksa

5 Agustus 2026 - 17:56 WIB

Zeno Bachtiar Kadishub Kota Bekasi
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!