PONDOK GEDE – Wakil Ketua III DPRD Kota Bekasi, Puspa Yani, memanfaatkan agenda reses terakhir dengan cara berbeda. Ia mengajak masyarakat di wilayah Pondok Gede, untuk menggelar nonton bareng (nobar) Piala Dunia sekaligus berdiskusi mengenai persoalan lingkungan dan kesehatan, Minggu (12/8/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Puspa Yani menyampaikan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem yang dapat berdampak terhadap kesehatan.
“Reses ini bukan hanya menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga menjadi ruang untuk mengajak warga bersama-sama peduli terhadap lingkungan. Kondisi cuaca saat ini semakin tidak menentu, sehingga menjaga kebersihan lingkungan harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Puspa.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap sepele persoalan sampah rumah tangga. Menurutnya, pengelolaan sampah dapat dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu keluarga dan lingkungan sekitar tempat tinggal.
“Mulai sekarang mari kita kelola sampah secara mandiri. Sampah bisa dipilah, dikurangi, dan dimanfaatkan kembali. Jangan sampai sampah justru menjadi sumber masalah bagi lingkungan kita,” katanya.
Politisi Gerindra ini juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang masih membakar sampah sembarangan. Selain berisiko menimbulkan kebakaran, aktivitas tersebut juga dapat memperburuk kualitas udara.
“Membakar sampah sembarangan itu sangat berbahaya. Selain rawan menyebabkan kebakaran, asap hasil pembakaran dapat menciptakan polusi udara yang berdampak pada kesehatan, terutama bagi anak-anak dan lansia,” tegasnya.
Ia berharap masyarakat semakin sadar bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah.
“Pemerintah tentu tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan kepedulian dan partisipasi warga. Lingkungan yang bersih akan menciptakan kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi kita semua,” tandansya.
Kegiatan reses yang dikemas dengan suasana santai melalui nobar Piala Dunia tersebut tetap menjadi wadah dialog antara wakil rakyat dan masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi serta masukan terkait kebutuhan warga. (@nt)








