BEKASI BARAT – GIBAS Resort Kota Bekasi menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkaikan dengan santunan anak yatim sebagai bagian dari agenda rutin tahunan pasca-bulan suci Ramadan.
Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kota Bekasi Haji Zaini Sidi, dewan penasehat, perwakilan Kesbangpol, Camat Bekasi Barat, serta aliansi organisasi kemasyarakatan (ormas) se-Kota Bekasi.
Ketua GIBAS Resort Kota Bekasi, Deni Muhamad Ali, dalam keterangannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan bahwa Halal Bihalal menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus menghidupkan kembali aktivitas organisasi setelah fokus menjalani ibadah di bulan Ramadan.
“Alhamdulillah, setelah satu bulan penuh menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan dan hampir satu bulan berlalu, kita bisa kembali mengadakan kegiatan rutin tahunan Halal Bihalal GIBAS Kota Bekasi,” ujar Deni, Kamis (24/4/206).
Ia berharap, setelah kegiatan ini, seluruh program organisasi dapat kembali berjalan dengan baik, termasuk pengajian bulanan dan kegiatan sosial lainnya.
“Saya berharap setelah acara ini, kegiatan organisasi GIBAS Kota Bekasi dapat berjalan seperti biasa, bahkan lebih baik lagi. Kita harus kembali membangun semangat, karena sebelumnya mungkin kita lebih fokus beribadah di bulan puasa,” katanya.
Pria yang juga menjabat sebagai ketua Aliansi Ormas Kota Bekasi ini juga menekankan pentingnya peran ormas dalam pembangunan daerah. Menurutnya, masyarakat Bekasi, termasuk ormas, harus turut berkontribusi aktif dalam memajukan kota.
“Kita jangan hanya menjadi penonton. Kita sebagai masyarakat Kota Bekasi wajib berperan dalam pembangunan. Yang membangun kota ini adalah kita semua, bukan orang luar,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan adanya gagasan pemberdayaan ormas yang diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan daerah.
“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali Kota, bahwa aliansi ormas tidak perlu diberikan dana, tetapi justru bisa berkontribusi terhadap APBD hingga Rp20 miliar per tahun melalui pemberdayaan anggota ormas,” tuturnya.
Ia pun berharap konsep tersebut dapat direalisasikan sehingga memberikan manfaat bagi anggota ormas, khususnya yang tergabung dalam GIBAS dan aliansi ormas Kota Bekasi. (@nt)









