Menu

Mode Gelap
DPRD Kota Bekasi Apresiasi Langkah Presiden Prabowo Kucurkan Banpres untuk Percepatan Pembangunan Flyover Bulak Kapal Peringati Hari Bumi 2026, CFD Jababeka Disulap Jadi Ruang Hidup Sehat dan Bebas Polusi DPR Soroti Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api Usai Kecelakaan di Bekasi, Perlu Integrasi dan Koordinasi Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Murfati Lidianto Sampaikan Duka dan Soroti Sistem Keselamatan Tekan Angka Kecelakaan, Pemkot Bekasi Siapkan Early Warning System di Perlintasan Kereta Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

Bekasi Kabupaten

Era Baru IDI Kabupaten Bekasi, Inovasi dan Perlindungan Jadi Prioritas Ketua Baru

badge-check


					Pengurus Baru IDI Kabupaten Bekasi berfoto bersama usai pelantikan. Perbesar

Pengurus Baru IDI Kabupaten Bekasi berfoto bersama usai pelantikan.

CIKARANG SELATAN – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Bekasi resmi memasuki periode kepengurusan 2025-2028 setelah menggelar pelantikan di Nuanza Hotel, Cikarang, Sabtu (20/12/2025). Dipimpin oleh Ketua terpilih, dr. Iskandar Suhardi, organisasi profesi ini bertekad menghadirkan terobosan dengan pendekatan yang dinamis dan komunikatif.

Dalam pidato pertamanya, dr. Iskandar menegaskan komitmen untuk memprioritaskan anggota. “IDI harus menjadi tempat berlindung yang nyaman bagi dokter, baik dalam aspek etika, profesionalisme, maupun pendampingan hukum, terutama di tengah kompleksitas era digital,” tegasnya.

Fokus utama kepengurusan ini meliputi tiga pilar: perlindungan hukum dan etika, peningkatan kesejahteraan anggota, serta penguatan kompetensi klinis. Untuk mewujudkannya, akan digalakkan program pelatihan berkelanjutan bagi dokter umum dan spesialis, bermitra dengan berbagai asosiasi profesi kesehatan.

Di tengah maraknya informasi di media sosial, IDI Bekasi juga akan memperkuat pembinaan etika profesi. Tujuannya agar praktik kedokteran tetap berjalan sesuai koridor regulasi dan menjaga martabat profesi.

Sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi, khususnya Dinas Kesehatan, serta kolaborasi dengan organisasi kesehatan lain juga akan ditingkatkan. “Kerja sama dengan semua pemangku kepentingan adalah kunci untuk mendongkrak kualitas layanan kesehatan dan kesejahteraan tenaga medis di Bekasi,” pungkas dr. Iskandar menutup pernyataannya. (war)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Peringati Hari Bumi 2026, CFD Jababeka Disulap Jadi Ruang Hidup Sehat dan Bebas Polusi

29 April 2026 - 17:34 WIB

Antusias warga saat memperingati Hari Bumi di CFD Jababeka

DPR Soroti Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api Usai Kecelakaan di Bekasi, Perlu Integrasi dan Koordinasi

29 April 2026 - 16:56 WIB

Tragedi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur, Murfati Lidianto Sampaikan Duka dan Soroti Sistem Keselamatan

29 April 2026 - 16:53 WIB

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto

Tekan Angka Kecelakaan, Pemkot Bekasi Siapkan Early Warning System di Perlintasan Kereta

29 April 2026 - 13:29 WIB

Pintu Rel Bulak Kapal Bekasi Timur menjadi salah satu titik rawan kecelakaan

Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

28 April 2026 - 14:27 WIB

Wawali Harris Bobihoe jenguk para korban di RSUD CAM
Trending di Bekasi Kota