Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kabupaten

Dua Sekolah Baru di Cibitung Siap Tingkatkan Kualitas Pendidikan, Pemdes Muktiwari Apresiasi Pemkab Bekasi

badge-check


					Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin. Perbesar

Kepala Desa Muktiwari, Bahrudin.

CIBITUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Muktiwari, Kecamatan Cibitung, menyambut positif pembangunan dua unit sekolah baru, yaitu SMPN 7 Cibitung dan SDN Muktiwari 03, yang telah selesai dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Bekasi. Keberadaan fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat mendorong peningkatan mutu pendidikan bagi warga sekitar.

Bahrudin, Kepala Desa Muktiwari, mengungkapkan rasa syukur dan dukungannya atas terealisasinya proyek tersebut. Menurutnya, kehadiran SDN Muktiwari 3 dan SMPN 7 Cibitung akan memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi.

“Alhamdulillah, pembangunan SDN Muktiwari 3 dan SMPN 7 Cibitung sudah rampung, termasuk perlengkapan mebelernya. Kami sangat berterima kasih kepada Pemda karena aspirasi masyarakat bisa terwujud,” kata Bahrudin di Kantor Desa Muktiwari, Selasa (5/8/2025).

Dia menuturkan, jumlah penduduk di wilayahnya terus bertambah dengan pesat, mencapai sekitar 16.000 jiwa. Hal ini menyebabkan kebutuhan akan sarana pendidikan semakin mendesak. Oleh karena itu, dia mendorong Pemkab Bekasi untuk membangun lebih banyak sekolah di masa depan.

“Saat ini hanya ada tiga SD Negeri di Muktiwari, itu belum cukup. Dengan pertumbuhan penduduk yang tinggi, terutama banyaknya anak-anak dan balita, penambahan sekolah baru sangat diperlukan,” tegasnya.

Bahrudin menekankan pentingnya ketersediaan sekolah negeri yang memadai agar sesuai dengan jumlah penduduk. Menurutnya, minat masyarakat menyekolahkan anak di sekolah negeri cukup tinggi karena biayanya lebih terjangkau dibanding sekolah swasta, sehingga dapat mengurangi risiko anak putus sekolah.

“Di sekolah swasta ada biaya SPP, sedangkan di negeri ditanggung pemerintah, jadi gratis. Ini salah satu upaya mencegah anak tidak melanjutkan pendidikan,” jelasnya.

Meski angka putus sekolah di Desa Muktiwari terbilang rendah, Bahrudin berharap pembangunan sekolah negeri terus diperbanyak agar kebutuhan pendidikan masyarakat tetap terpenuhi seiring pertambahan penduduk. (*)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu

30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi
Trending di Bekasi Kota