Menu

Mode Gelap
PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas Tri Adhianto: Data Berkualitas Kunci Cegah Korupsi di Kota Bekasi

Bekasi Kota

Dalam Reses, Ahmadi Madong Singgung Puskesmas Agar Tak Ulangi Kesalahan Prosedur Vaksinasi Balita

badge-check


					Ahmadi saat pemaparan Reses di wilayah jatimekar Perbesar

Ahmadi saat pemaparan Reses di wilayah jatimekar

 

JATIASIH – Anggota DPRD Kota Bekasi fraksi PKB, Ahmadi Madong menyoroti sejumlah persoalan dalam bidang kesehatan, diantaranya masalah vaksinasi terhadap balita.

Sebelumnya, ramai diberitakan, Seorang bayi berusia sembilan bulan di Kota Bekasi diduga mengalami kesalahan prosedur vaksinasi di Puskesmas Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat. Akibatnya, bayi tersebut mengalami kejang dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Ahmadi meminta pemerintah Kota Bekasi untuk harus memastikan pemberian suntik vaksinasi tepat sasaran dan jangan sampai menyalahi prosedur dalam pemberian vaksinasi.

“Harusnya, ada pemeriksaan berlapis atau double cek sebelum melakukan vaksinasi. Tenaga media harus bertanya orang tua si balita mau divaksin apa, atau sebelumnya sudah divaksin apa?. Ini harus ada double cek sebelum pemberian vaksinasi,” ujar Ahmadi Madong, saat dalam reses II di lingkungan RW 12, Kelurahan Jatimekar, Kecamatan Jatiasih, Kamis (9/07/2026).

Agar tidak ada kesalahan dalam vaksinasi, Anggota Komisi IV ini mendorong Dinas Kesehatan maupun Puskesmas harus melakukan double cek sebelum melakukan vaksinasi terhadap balita.

“Kedepan, saya meminta 53 Puskesmas yang ada di Kota Bekasi harus double cek sebelum vaksinasi. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lagi salah vaksinasi tidak terulang lagi di Kota Bekasi,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Ahmadi yang juga Anggota DPRD Kota Bekasi mewakili dapil Jatiasih, Pondomelati dan Jatisampurna berharap agar masyarakat tidak perlu takut untuk melakukan vaksinasi terhadap balitanya di Puskesmas.

“Jadi jangan takut untuk divaksin, karena Pemerintah Kota Bekasi pasti akan memastikan bahwa vaksinasi itu aman. Selain itu vaksinasi ini adalah kebijakan nasional bagi balita biar sehat. Saya menghimbau kepada masyarakat jangan takut divaksin,” tandasnya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

PT Mitra Patriot Laporkan Dugaan Provokasi Penolakan Penataan Pasar Baru ke Polisi

7 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Dirut PT.MP

Aksi Heroik Satpam dan Warga Padamkan Angkot KR Terbakar di Pondok Melati Bekasi

7 Agustus 2026 - 14:16 WIB

Di Tengah WFH Lurah Jatisampurna Turun Langsung Potong Rumput di Jalan Raya Kranggan

7 Agustus 2026 - 09:46 WIB

Wawali Harris Bobihoe Temui Anak Sayuti Melik, Sampaikan Undangan Kehormatan dari Presiden Prabowo

7 Agustus 2026 - 09:42 WIB

Wawali Harris Bobihoe Apresiasi Atlet Peparpeda, Tegaskan Komitmen Kota Bekasi Ramah Disabilitas

6 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Wawali Bekasi Abdul Harris Bobihoe
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!