Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kota

Cuma Karna Bela Teman Siswa SD Di Bekasi Jadi Korban Perundungan

badge-check


					Cuma Karna Bela Teman Siswa SD Di Bekasi Jadi Korban Perundungan Perbesar

MEDAN SATRIA — Dugaan kasus perundungan atau bullying kembali mencuat di lingkungan sekolah dasar di Kota Bekasi.

Kali ini Seorang siswa berinisial G (9) kelas 3 SD Galatia, kawasan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, dilaporkan mengalami trauma mental setelah dugaan menjadi korban kekerasan fisik oleh teman sekelasnya.

Peristiwa itu terjadi pada 29 Oktober 2025. Insiden bermula ketika G menegur seorang siswa berinisial A yang disebut kerap mengejek dan merundung temannya yang yatim piatu. Niat G untuk melerai justru berujung kekerasan.

Ibu korban, Chelsea, mengungkapkan bahwa anaknya diserang di hadapan teman-teman sekelas. “Anak saya ditendang empat kali di bagian perut dan satu kali di kaki. Padahal dia hanya ingin membela temannya yang sering dihina,” ujar Chelsea saat ditemui, Kamis (18/12/25).

Akibat kejadian tersebut, kondisi psikologis G disebut mengalami perubahan signifikan. Anak yang sebelumnya ceria dan berprestasi itu kini kerap menangis tiba-tiba dan menunjukkan rasa takut berlebihan.

“Kalau dengar nama pelaku, dia bisa langsung panik. Bahkan kemarin menangis berkali-kali saat di luar rumah. Pagi ini dia juga menolak sekolah karena takut bertemu A, padahal ada acara Natal,” tutur Chelsea dengan suara bergetar.

Keluarga telah membawa G menjalani pendampingan psikologis. Namun trauma yang dialami disebut belum mereda dan masih memengaruhi aktivitas sehari-hari korban.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga menyoroti sikap sekolah yang dinilai kurang tegas. Chelsea menyebut, perilaku kekerasan yang dilakukan A bukan kejadian pertama. Insiden serupa diduga sudah terjadi sejak korban duduk di kelas 1.

“Dulu anak saya juga pernah ditendang di bagian vital dan pinggang. Bahkan informasinya ada sekitar enam anak lain yang pernah menjadi korban, mulai dari ditendang, dipukul, ditampar, sampai diancam,” jelasnya.

Menurut Chelsea, sejumlah orang tua murid telah menyuarakan kekhawatiran dan berharap ada langkah konkret dari pihak sekolah, termasuk kemungkinan pemindahan pelaku demi keamanan siswa lain. “Kami melihat ada kesan pembiaran. Ini tidak bisa dianggap hal biasa,” tegasnya.

Atas kondisi tersebut, keluarga korban mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi untuk turun tangan. Mereka meminta adanya perlindungan bagi korban serta evaluasi serius terhadap pihak sekolah.

“Kami hanya ingin anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman. Jangan sampai kasus seperti ini terulang,” pungkas Chelsea.

Kasus ini menambah daftar panjang dugaan perundungan di lingkungan sekolah, sekaligus menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan penanganan tegas demi keselamatan peserta didik. (yd/GL)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi

Plh Wali Kota Tegaskan Sinergi Pembangunan Fly Over dan Aturan Ketat Pemotongan Kurban

25 Mei 2026 - 12:17 WIB

Plh Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe berbincang dengan jajaran pejabat Pemkot Bekasi usai apel pagi, Senin (25/5/2026).
Trending di Bekasi Kota