BEKASI TIMUR – Peristiwa tragis kecelakaan kereta api yang terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur beberapa waktu lalu, yang melibatkan rangkaian KRL Commuter Line dan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek, masih menyisakan duka mendalam dan menjadi perhatian berbagai pihak.
Anggota Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi yang juga Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Bekasi, Murfati Lidianto, S.E., M.A., menyampaikan rasa prihatin mendalam atas musibah tersebut.
“Saya menyampaikan belasungkawa dan duka yang sedalam-dalamnya atas kecelakaan kereta api yang terjadi di Bekasi Timur. Ini adalah musibah yang sangat memprihatinkan dan menjadi duka kita bersama,” ujar Murfati kepada awak media, Rabu (29/4/2026).
Ia juga mengungkapkan empati kepada para korban dan keluarga yang terdampak dalam insiden tersebut.
“Semoga para korban yang meninggal dunia mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,” lanjutnya.
Tak hanya itu, Murfati turut memberikan perhatian khusus kepada korban luka yang saat ini masih menjalani perawatan.
“Kami juga mendoakan para korban yang saat ini masih dirawat agar segera diberikan kesembuhan. Semoga mereka bisa pulih dengan cepat dan kembali beraktivitas seperti sediakala,” katanya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya sistem peringatan dini dalam operasional perkeretaapian.
“Sistem alarm dan pemantau darurat harus benar-benar diperhatikan. Ini sangat krusial untuk menyampaikan informasi terkait rintangan atau kecelakaan ke pusat kendali atau Operation Control Center (OCC),” jelasnya.
Menurutnya, kecepatan informasi sangat menentukan dalam penanganan situasi darurat.
“Dengan sistem yang responsif, setiap kondisi darurat bisa segera diketahui dan ditangani dengan cepat. Ini penting agar dampak kecelakaan bisa diminimalisir,” tambahnya.
Ia pun berharap kejadian ini menjadi pelajaran penting ke depan.
“Semoga kejadian ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan sistem keselamatan transportasi kita semakin baik dan kejadian serupa tidak terulang kembali,” tandasnya. (@nt)









