BEKASI TIMUR – Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menghadiri upacara pembukaan Kejuaraan Panahan bergengsi “Bekasi Open Archery Tournament 2026″ yang diselenggarakan oleh Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) Kota Bekasi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Multiguna, Bekasi Timur, pada Senin (27/4/2026).
Turnamen ini diikuti oleh ratusan atlet panahan dari berbagai kategori usia, mulai dari pemula hingga tingkat prestasi, yang datang dari berbagai daerah. Ajang ini menjadi salah satu kompetisi bergengsi yang rutin digelar untuk meningkatkan kualitas dan daya saing atlet panahan di wilayah Jawa Barat, khususnya Kota Bekasi.
Acara pembukaan secara resmi dilakukan oleh Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, serta turut dihadiri jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), di antaranya perwakilan Polres Metro Bekasi Kota, Kodim 0507/Bekasi, serta pengurus Perpani Jawa Barat dan Perpani Kota Bekasi.
Ketua DPRD Kota Bekasi, Sardi Efendi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut. Ia menilai ajang ini tidak hanya menjadi kompetisi olahraga, tetapi juga sarana penting untuk mengukur kesiapan atlet menghadapi event yang lebih besar.
“Hari ini kita di Kota Bekasi melalui Perpani melaksanakan turnamen archery Piala Wali Kota Bekasi. Tentunya ini adalah pemanasan untuk ajang degradasi awal, kompetisi awal menjelang Porprov yang akan kita laksanakan di bulan November mendatang,” ujar Sardi.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Perpani Kota Bekasi menegaskan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan sekaligus penjaringan bibit atlet panahan potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Bekasi di tingkat provinsi maupun nasional.
“Mudah-mudahan Perpani Kota Bekasi punya target emas yang maksimal pada Porprov nanti,” tambahnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembinaan olahraga sejak usia dini agar prestasi daerah dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
“Olahraga panahan ini bukan hanya soal ketepatan dan konsentrasi, tetapi juga soal mental dan karakter. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara konsisten dari tingkat dasar,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Sardi berharap turnamen ini dapat memperkuat ekosistem olahraga di Kota Bekasi sekaligus melahirkan atlet-atlet yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
“Kita ingin Kota Bekasi tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi daerah yang mampu mencetak atlet berprestasi dan berdaya saing,” tandasnya. (@nt)










