Menu

Mode Gelap
Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM  Pelayanan Terganggu, Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Antrian di TPA Sumur Batu Masih Sering Terjadi Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi Menyeluruh Update Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur: 7 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Luka-Luka Breaking News: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Proses Evakuasi Korban Masih Berlangsung Pemutakhiran Data PBB Warga Secara Langsung Segera Dilakukan Bapenda Kota Bekasi

Bekasi Kota

Spektakuler! Ribuan Penari Ronggeng Nyentrik Goyang CFD

badge-check


					Ribuan penari saat melakukan aksi tarian Perbesar

Ribuan penari saat melakukan aksi tarian

BEKASI SELATAN – Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi, Minggu pagi dipenuhi lautan penari yang memadati ruang publik. Ribuan penari dari berbagai komunitas dan kalangan tampil dalam pertunjukan tari kolosal yang memukau, menjadikan CFD tak sekadar ajang olahraga, tetapi juga panggung budaya berskala besar.

Dalam rangka memperingati Hari Tari Sedunia, penampilan ronggeng nyentrik menjadi pusat perhatian. Gerakannya yang enerjik dan penuh karakter membuat warga terpukau, bahkan banyak yang rela menghentikan aktivitasnya untuk menyaksikan pertunjukan tersebut.

Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, hadir langsung di tengah keramaian dan memberikan apresiasi terhadap para penari yang terlibat.

“CFD hari ini kita isi dengan energi budaya. Ini bukti bahwa Bekasi tidak hanya hidup secara fisik, tetapi juga kaya secara budaya,” ujar Tri, Minggu (26/4/2026).

Ia menegaskan, ruang publik seperti CFD akan terus dimaksimalkan sebagai wadah ekspresi seni dan budaya masyarakat.

“Kami ingin CFD tidak hanya menjadi tempat olahraga, tetapi juga ruang kreativitas dan pelestarian budaya lokal,” katanya.

Menurutnya, ronggeng nyentrik merupakan bagian dari warisan budaya yang harus terus dijaga dan dikembangkan.

“Budaya lokal harus kita hidupkan bersama. Ini adalah identitas Kota Bekasi,” ungkapnya.

Tri juga menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bekasi dalam memperkuat ekosistem budaya.

“Ke depan, kami akan menghadirkan ruang-ruang pelestarian seperti perpustakaan dan museum budaya sebagai bagian dari penguatan karakter daerah,” tambahnya.

Antusiasme warga terlihat sangat tinggi. Kawasan CFD berubah menjadi lautan manusia yang larut dalam irama tari, menciptakan suasana semarak sekaligus membanggakan.

“Budaya mampu menghidupkan ruang publik, mempererat kebersamaan, dan menjadi kekuatan bagi Bekasi untuk terus berkembang,” tandasnya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Turut Prihatin, Wawali Bekasi Harris Bobihoe Jenguk Korban Kecelakaan Kereta Api di RSUD CAM 

28 April 2026 - 14:27 WIB

Wawali Harris Bobihoe jenguk para korban di RSUD CAM

Pelayanan Terganggu, Komisi II DPRD Kota Bekasi Soroti Antrian di TPA Sumur Batu Masih Sering Terjadi

28 April 2026 - 13:04 WIB

Presiden Prabowo Jenguk Korban Tabrakan Kereta Api di Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi Menyeluruh

28 April 2026 - 12:27 WIB

Presiden Prabowo saat menyambangi RSUD CAM didampingi Wali Kota Bekasi Tri Adhianto

Update Tragedi Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur: 7 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Luka-Luka

28 April 2026 - 09:59 WIB

Insiden KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL

Breaking News: KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, Proses Evakuasi Korban Masih Berlangsung

27 April 2026 - 22:34 WIB

Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL
Trending di Bekasi Kota