BEKASI – Kota Bekasi kembali menunjukkan kontribusinya di kancah olahraga nasional dengan mengirimkan atlet SAVATE untuk berlaga di kejuaraan level asia yang akan digelar di Nepal. Keikutsertaan ini menjadi kebanggaan tersendiri karena para atlet terpilih akan membawa nama Indonesia di ajang tersebut.
Ketua Harian Pengcab Muaythai Kota Bekasi yang juga Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Bekasi, R. Eko Setyo Pramono, menyampaikan bahwa keberangkatan atlet direncanakan pada tanggal 29 April.
“Rencana sih tanggal 29 besok. Alhamdulillah tadi kami ditemui Pak Wakil, beliau memberikan apresiasi yang sangat besar dan meminta para atlet hadir pada apel hari Senin tanggal 27, karena tanggal 29 mereka sudah harus berangkat,” ujar Eko kepada awak media, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, apresiasi dari Pemerintah Kota Bekasi menjadi dorongan moral bagi para atlet yang akan bertanding. Ia juga menyebut bahwa kontingen Indonesia dalam kejuaraan tersebut berjumlah sekitar 7 hingga 9 orang, dengan rincian lima atlet dari Jawa Barat, tiga dari Bandung, dua dari Kota Bekasi, dan sisanya dari Kepulauan Riau.
“Alhamdulillah Kota Bekasi sudah punya atlet yang bisa mewakili Indonesia. Ke depan kita ingin Bekasi menjadi sport industry dan sport city, dengan pembinaan yang terus berjalan,” tambahnya.
Dua atlet yang diberangkatkan merupakan putra-putri Kota Bekasi yang masih berstatus pelajar di salah satu SMA, yakni SMA 5, masing-masing duduk di kelas 1 dan kelas 2. Keduanya disebut sebagai hasil pembinaan berkelanjutan yang dilakukan tanpa henti oleh Pengcab.
“Kita membina terus, melatih terus, tanpa putus dan tanpa banyak gembar-gembor. Hasilnya sekarang terlihat,” jelas Eko.
Ia juga optimistis terhadap peluang atletnya di ajang internasional tersebut. Berdasarkan pengalaman sebelumnya, atlet SAVATE Kota Bekasi kerap meraih prestasi membanggakan di berbagai kejuaraan, baik tingkat nasional maupun Asia Tenggara.
“Melihat potensi yang ada, saya yakin InsyaAllah kita bisa menang. Seperti sebelumnya, atlet kita selalu pulang membawa medali emas,” ungkapnya.
Selain persiapan keberangkatan ke Nepal, Eko juga menyinggung kesiapan Muaythai Kota Bekasi dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Ia menyebut telah berkoordinasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) terkait kesiapan atlet, pendanaan, hingga fasilitas venue.
“InsyaAllah Kota Bekasi siap, baik dari sisi atlet, finansial, maupun venue. Tinggal memastikan data tamu dan peserta agar tidak terjadi pemborosan,” katanya.
Ia menambahkan, target muaythai Kota Bekasi dalam Porprov mendatang adalah meraih prestasi maksimal dengan target perolehan medali di kisaran 10 hingga 15 medali.
“Minimal kita bisa meraih sebanyak-banyaknya medali. Target realistis di angka 10 medali,” tandasnya. (@nt)










