Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kota

Camat Jatisampurna: Pengembang Janji Perbaikan Jalan CBD Yang Longsor

badge-check


					Camat Jatisampurna: Pengembang Janji Perbaikan Jalan CBD Yang Longsor Perbesar

JATISAMPURNA – Peristiwa amblasnya akses jalan utama Perumahan CBD Kranggan, Kecamatan Jatisampurna, ke aliran Sungai Cikeas pada Jumat (30/01/26) pagi, mendapat respon cepat pemerintah setempat. Camat Jatisampurna, Nata Wirya, memastikan pihak pengembang (developer) siap bertanggung jawab penuh atas kerusakan infrastruktur tersebut.

Nata menyebut telah berkoordinasi langsung dengan manajemen perumahan sesaat setelah laporan masuk. Langkah perbaikan permanen akan segera dieksekusi tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Saya sudah telepon pihak CBD selaku penanggung jawab. Mereka menyanggupi untuk melakukan perbaikan segera dan akan dilakukan secara mandiri oleh pihak pengembang,” tegas Nata dalam keterangannya.

Meski kerusakan cukup parah hingga memutus akses jalan penghubung ke Jalan Raya Lurah Namat, Nata memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.00 WIB tersebut.

“Petugas Satpol-PP, Dishub, maupun UPTD DBMSDA sudah saya perintahkan cek lokasi untuk memastikan keamanan warga sekitar,” tambahnya.

Lalu Lintas Ditutup

Di lokasi kejadian, garis polisi telah terpasang melingkari area longsoran. Bhabinkamtibmas Kelurahan Jatisampurna, Bripka Yasir Arfaki, menjelaskan bahwa penutupan total arus lalu lintas tak terelakkan demi keselamatan pengguna jalan.

“Akses jalan ditutup sementara dari kedua arah. Kami masih menunggu tim teknis DBMSDA untuk asesmen lapangan, tapi prioritas utama sekarang adalah mencegah warga mendekat ke bibir longsoran,” ujar Yasir.

Sempadan Sungai Harus Jadi Langkah Serius Pemerintah

Longsor ini diduga kuat akibat erosi tanah dasar jalan yang tergerus debit air Sungai Cikeas yang tinggi pasca-hujan berhari-hari. Namun, faktor tata ruang juga menjadi sorotan tajam.

Kontur tanah seperti tidak padat, untungnya longsor di jalan CBD tersebut tidak jatuh ke sungai masih tertahan oleh turap sungai yang sebelumnya dibangun oleh pengembang. Artinya kepadatan dasar tanah di jalan tersebut rawan dan labil.

Pengamatan di lapangan mengungkap bahwa jarak antara badan jalan dengan bibir sungai berdekatan. Padahal, idealnya area sempadan sungai (buffer zone) memiliki jarak aman 15 hingga 20 meter untuk mencegah kejadian serupa.

“Kejadiannya pas subuh. Hujan memang terus-terusan, tanah di bawah aspal mungkin sudah kopong tergerus air sungai,” ungkap salah satu warga setempat yang enggan disebut namanya. (Yud/BS)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu

30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi
Trending di Bekasi Kota