Identitas Pelaku Belum Diketahui, Polisi Belum Beri Keterangan
JATISAMPURNA – Video dugaan penodongan senjata api dan penganiayaan terhadap warga di wilayah Kranggan, Bekasi, viral di media sosial. Peristiwa itu diduga terjadi Minggu malam, 23 Agustus 2026.
Dalam unggahan akun Instagram @bekasi.bersinar, terlihat seorang pria berbaju pink menodongkan benda yang diduga pistol ke arah warga yang sedang duduk di kursi plastik.
Teks di video menyebut: _”DIDUGA DITODONG SENPI, SEORANG PRIA ANIAYA WARGA DI KRANGGAN BEKASI”_. Hingga saat ini lokasi persis kejadian belum diketahui.
Diduga Tak Terima Ditegur, Korban Dipukul Pakai Gagang Pistol
Berdasarkan narasi yang beredar, pelaku yang disebut-sebut berperawakan seperti aparat itu diduga emosi setelah ditegur warga agar berkendara secara perlahan.
Dalam video, korban tampak mengalami perlakuan kasar. Ia diduga ditendang dan dipukul menggunakan gagang pistol oleh pria tersebut.
“Dalam video yang beredar, seorang pria yang disebut-sebut berperawakan seperti aparat diduga melakukan kekerasan setelah tidak terima ditegur agar berkendara secara perlahan,” tulis @bekasi.bersinar.
Identitas Pelaku dan Kronologi Lengkap Masih Didalami
Hingga berita ini tayang, identitas pria tersebut belum diketahui secara pasti. Kronologi lengkap kejadian juga belum terungkap.
Pihak berwenang belum memberikan konfirmasi resmi terkait dugaan penggunaan senjata api dan tindakan kekerasan dalam video tersebut.
Komentar Warga di Medsos
Video itu langsung menuai reaksi keras dari warganet dan warga Bekasi:
1. @warga_kranggan_asli:
“Ini di Kranggan deket mana ya? Serem banget. Masa ditegur malah ditodong. Tolong Pak Polisi diusut.”
2. @bekasi_aman:
“Kalau bener aparat jangan mentang-mentang bawa senpi terus semena-mena. Warga juga punya hak negur kalau ugal-ugalan.”
3. @info_graha_kranggan:
“Tadi malam emang rame katanya. Ada ribut-ribut. Korbannya orang sekitar sini. Semoga cepat ketemu pelakunya.”
4. @peduli_hukum:
“Senpi bukan buat main-main. Kalau bener itu senjata asli dan dipakai nganiaya harus diproses hukum seberat-beratnya.”
5. @anak_bekasi_:
“Udah viral gini masa didiemin. Polres Metro Bekasi Kota mana suaranya?”
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi dari Polres Metro Bekasi Kota terkait kejadian tersebut. Redaksi masih berupaya mengkonfirmasi ke pihak kepolisian. (red)











