BEKASI UTARA – Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Arif Rahman Hakim, membantah isu yang menyebut Pemerintah Kota Bekasi saat ini mengalami defisit anggaran. Menurutnya, kondisi keuangan daerah masih berada dalam proses pelaksanaan tahun anggaran sehingga belum dapat disimpulkan mengalami defisit.
Pernyataan tersebut disampaikan Arif usai kegiatan Reses II Tahun 2026 di RW 03, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kamis (9/7/2026).
Arif menjelaskan, realisasi anggaran maupun pendapatan daerah hingga saat ini masih berada di pertengahan tahun, sehingga perkembangan penerimaan daerah masih terus berjalan.
“Dikatakan defisit itu saat ini belum. Karena prosesnya masih berjalan, pertengahan tahun juga masih berlangsung,” ujar Arif.
Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bekasi terus melakukan berbagai langkah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui penerapan sistem digitalisasi dalam pengelolaan pendapatan.
Menurutnya, implementasi digitalisasi mulai menunjukkan hasil positif dan menjadi salah satu faktor yang mendorong optimisme terhadap pencapaian target PAD pada akhir tahun anggaran.
“Saya rasa sudah cukup baik. Sekarang digitalisasi sudah mulai berjalan di Kota Bekasi dan kita optimistis di akhir tahun nanti PAD bisa mencapai sekitar 90 persen,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan itu menambahkan, Komisi III DPRD Kota Bekasi terus melakukan pengawasan terhadap capaian PAD. Berdasarkan hasil pemantauan hingga pertengahan tahun, laju penerimaan daerah dinilai menunjukkan tren yang cukup baik.
“Kami di Komisi III terus memonitor. Ini kan masih pertengahan tahun dan lajunya juga sudah cukup baik,” jelasnya.
Selain melakukan pengawasan, Komisi III juga menerima laporan dari Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi mengenai meningkatnya kepatuhan wajib pajak, terutama dari sektor perhotelan.
Arif menyebut, sejumlah hotel yang sebelumnya telah dikunjungi dan dilakukan inspeksi mendadak (sidak) kini mulai memenuhi kewajiban pembayaran pajak, sehingga berdampak pada peningkatan penerimaan daerah.
“Bapenda sudah melaporkan kepada kami. Banyak hotel yang sudah kami kunjungi dan sidak, mereka sudah mulai mau membayar pajak. Jadi penerimaan daerah sudah mulai melaju,” ungkapnya.
Ia berharap isu yang berkembang mengenai defisit anggaran Pemerintah Kota Bekasi tidak terbukti hingga akhir tahun anggaran.
“Mudah-mudahan tanggapan sebagian orang yang mengatakan defisit itu tidak terbukti di akhir tahun. Saya rasa masih banyak tahapan yang akan mereka selesaikan,” tandasnya. (@nt)









