Menu ✖

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Sebulan Lebih Jalan H.Tekel Jatiluhur Masih Terendam Banjir

badge-check

Sebulan Lebih Jalan H.Tekel Jatiluhur Masih Terendam Banjir Perbesar

JATI ASIH – Jalan H.Tekel di RW 011, Kelurahan Jatiluhur, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi, berubah menjadi kubangan setiap kali hujan turun. Genangan air setinggi 30 hingga 50 sentimeter selalu menutup badan jalan saat hujan turun, ketinggian air bahkan pernah disebut mencapai 80 sentimeter masuk ke rumah warga.

Kondisi ini telah berlangsung kurang lebih dari satu bulan tanpa penanganan yang terlihat di lapangan. Sudah banyak melaporkan oleh warga ke instansi terkait seperti kelurahan dan lainnya namun terkesan Omong Doang (Omdo).

Husain, warga RW 011, mengatakan genangan tidak lagi bisa dianggap persoalan musiman. Setiap hujan turun, akses keluar-masuk lingkungan terhambat.

Kendaraan kerap mogok, anak-anak kesulitan berangkat sekolah, dan aktivitas warga lumpuh. “Sudah lebih dari sebulan begini tidak ada perubahan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

Warga menilai penyebab utama terletak pada saluran drainase yang sempit dan tidak berfungsi optimal. Air hujan yang seharusnya mengalir justru meluap ke jalan dan masuk ke permukiman.

“Kerja bakti rutin yang dilakukan warga hanya mampu mengurangi genangan sementara, tanpa menyentuh akar persoalan,” ungkapnya.

*. Tak Kunjung Dapat Perhatian Kekecewaan Semakin Terasa Bagi Warga Setempat

Kekecewaan semakin terasa karena janji penanganan dari pemerintah setempat belum juga terealisasi. Hingga kini, warga mengaku belum melihat langkah konkret seperti normalisasi saluran atau perbaikan infrastruktur drainase. “Kami hanya ingin solusi nyata, bukan janji,” kata Yana, warga lainnya.

Sorotan warga juga mengarah pada pemanfaatan pajak kendaraan bermotor yang mereka bayarkan setiap tahun. Mereka mempertanyakan komitmen pemerintah daerah dalam mengembalikan pajak tersebut dalam bentuk layanan publik yang layak. “Kami taat bayar pajak, tapi jalan rusak dan banjir dibiarkan. Wajar kalau masyarakat bertanya-tanya,” ujar seorang warga.

Di tengah pesatnya pembangunan kawasan perumahan dan komersial di sekitar Jatiasih, warga berharap pemerintah tidak mengabaikan infrastruktur dasar di lingkungan permukiman lama. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai jadwal dan langkah konkret penanganan genangan di RW 11 Jatiluhur.

“Perumahan mewah boleh berkembang, tetapi kampung juga harus ikut diperhatikan,” kata seorang warga. Kepada awak media. (Yud/Gi)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kejar PAD, Bapenda Kota Bekasi Tertibkan Reklame Tak Berizin

25 Sep 2026 - 17:54 WIB

Kejar PAD, Bapenda Kota Bekasi Tertibkan Reklame Tak Berizin

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

25 Sep 2026 - 16:43 WIB

Dugaan Skandal Korupsi Proyek BPKP di Jatisampurna, Vendor Ungkap Hal Ini

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

25 Sep 2026 - 09:23 WIB

Perkuat Iman di Tengah Tugas, Polsek Jatisampurna Rutin Gelar Yasinan dan Baca Al-Kahfi Tiap Malam Jumat

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

24 Sep 2026 - 12:46 WIB

Tolak Jalan Lingkungan Dipakai Akses Cluster, Warga Perumahan Pemda Jatiasih Mengadu ke DPRD

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga

24 Sep 2026 - 10:55 WIB

Gandeng Honda, Kecamatan Jatisampurna Gelar 50 Kuota Servis dan Ganti Oli Gratis Untuk Warga
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!