Menu

Otomatis
Breaking News

Bekasi Kota

Reses di Pejuang, Murfati Lidianto Komitmen Perjuangkan Perbaikan Infrastruktur

badge-check

Murfati Lidianto saat pemaparan Reses Perbesar

Murfati Lidianto saat pemaparan Reses

MEDAN SATRIA – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi Gerindra, Murfati Lidianto, menggelar kegiatan Reses II Tahun 2026 di wilayah Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kamis (9/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi di lingkungan mereka.

Dalam dialog bersama warga yang hadir, perwakilan masyarakat dari RW 25, RW 18, RW 19, RW 20, serta warga Kali Baru menyampaikan sejumlah aspirasi, mulai dari perbaikan saluran air, penanganan sampah, penanggulangan banjir, hingga penertiban pemukiman liar yang dinilai menjadi salah satu faktor terganggunya fungsi drainase.

Warga berharap pemerintah segera melakukan normalisasi saluran air serta meningkatkan sistem pengelolaan sampah agar kondisi lingkungan menjadi lebih bersih dan sehat. Selain itu, persoalan banjir yang kerap terjadi saat musim hujan juga menjadi perhatian utama masyarakat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Murfati Lidianto menegaskan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi bahan perjuangan di DPRD Kota Bekasi.

“Reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan, tetapi menjadi kesempatan bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Semua usulan yang disampaikan hari ini akan kami inventarisasi dan perjuangkan agar dapat masuk dalam skala prioritas pembangunan,” ujar Murfati.

Menurutnya, persoalan banjir, saluran air, dan sampah memiliki keterkaitan sehingga tidak dapat diselesaikan secara parsial. Dibutuhkan koordinasi antara pemerintah daerah, dinas terkait, serta keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan.

“Kalau drainase diperbaiki tetapi sampah masih dibuang sembarangan, tentu persoalan banjir akan terus berulang. Karena itu, penanganannya harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari perbaikan infrastruktur hingga peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan,” katanya.

Murfati juga menyoroti keberadaan sejumlah pemukiman liar yang dinilai menghambat fungsi saluran air dan berpotensi memperparah persoalan banjir.

“Penataan kawasan harus dilakukan secara bijaksana dan sesuai aturan. Tujuannya bukan hanya menciptakan lingkungan yang lebih tertata, tetapi juga mengurangi risiko banjir serta memberikan kenyamanan bagi seluruh warga,” imbuhnya.

Ia memastikan akan mengawal setiap aspirasi masyarakat melalui pembahasan bersama Pemerintah Kota Bekasi.

“Saya berkomitmen untuk terus mengawal usulan masyarakat hingga tahap pembahasan anggaran. Mudah-mudahan kebutuhan warga Pejuang dapat direalisasikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” tandasnya. (@nt)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Abah Bodong 20 Tahun Hidup di Gubuk Tanpa KTP, Tamparan untuk Data Kemiskinan Bekasi

23 Sep 2026 - 10:54 WIB

Abah Bodong 20 Tahun Hidup di Gubuk Tanpa KTP, Tamparan untuk Data Kemiskinan Bekasi

Kisah Surya Pemilah Sampah yang Jadi Kades di Bekasi, Dicibir “Semut Lawan Gajah” Menang 92 Suara

23 Sep 2026 - 08:31 WIB

Kisah Surya Pemilah Sampah yang Jadi Kades di Bekasi, Dicibir “Semut Lawan Gajah” Menang 92 Suara

Dilarang Bakar Sampah di Jatisampurna! Camat Ingatkan Sanksi 3 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta

23 Sep 2026 - 06:43 WIB

Dilarang Bakar Sampah di Jatisampurna! Camat Ingatkan Sanksi 3 Bulan Penjara dan Denda Rp 50 Juta

Adhika Dirgantara Minta Dishub Konsisten Tertibkan Parkir Liar

22 Sep 2026 - 15:13 WIB

Adhika Dirgantara Minta Dishub Konsisten Tertibkan Parkir Liar

Ahli Waris: Akhirnya Bertemu Pimpinan Tepat di BPN Bekasi

22 Sep 2026 - 12:34 WIB

Ahli Waris: Akhirnya Bertemu Pimpinan Tepat di BPN Bekasi
Trending di Bekasi Kota
error: Content is protected !!