BEKASI TIMUR– Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKS, H. Bambang Purwanto, melakukan inspeksi lapangan (sidak) bersama Dinas Sumber Daya Air (DSDA) Kota Bekasi untuk memastikan progres sekaligus rencana lanjutan pembangunan turap Kali Duren Jaya. Proyek tersebut menjadi salah satu upaya strategis Pemerintah Kota Bekasi dalam mengurangi risiko banjir di kawasan Duren Jaya.
Dalam peninjauan tersebut, Bambang menjelaskan bahwa pembangunan turap dilakukan secara bertahap. Pada Tahun Anggaran 2026, pekerjaan akan kembali dilaksanakan, sementara penyelesaian sisa pembangunan direncanakan pada Tahun Anggaran 2027 seiring keterbatasan anggaran yang tersedia. Diperkirakan masih diperlukan pembangunan sekitar 200 meter turap agar seluruh segmen yang direncanakan dapat terselesaikan.
“Saya memastikan program ini akan terus saya kawal. Pada pembahasan APBD Tahun 2027 di Badan Anggaran DPRD Kota Bekasi, saya akan memperjuangkan alokasi anggaran sekitar Rp3 miliar lebih agar pembangunan turap Kali Duren Jaya dapat dituntaskan,” tegas Bambang, Minggu (12/7/2026).
Menurutnya, keberadaan turap memiliki peran penting dalam memperkuat bantaran Kali Duren Jaya sekaligus mengantisipasi luapan air saat curah hujan tinggi. Selama ini, meluapnya air sungai kerap menggenangi permukiman warga di Perumahan Duren Jaya dan menimbulkan kerugian.
“Dengan selesainya pembangunan turap ini, kami berharap air kali tidak lagi meluap ke lingkungan permukiman. Ini merupakan solusi konkret untuk mengurangi potensi banjir yang selama ini menjadi persoalan masyarakat Duren Jaya,” ujarnya.
Ia menegaskan, penanganan banjir harus dilakukan secara menyeluruh dan berkelanjutan melalui pembangunan infrastruktur pengendali banjir yang terintegrasi. Karena itu, ia berkomitmen mengawal setiap tahapan program, mulai dari perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan, agar hasilnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Saya ingin memastikan setiap rupiah anggaran yang dialokasikan memberikan manfaat nyata bagi warga. Penanganan banjir harus menjadi prioritas karena menyangkut keselamatan, kenyamanan, dan kualitas hidup masyarakat,” tandasnya. (@nt)













