Menu

Mode Gelap
Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong Sederhana Tapi Berkesan, Pelepasan Siswa Kelas XII SMAN 6 Tambun Selatan Tetap Haru Tanpa Kemewahan

Bekasi Kota

Komisi I: BKPSDM Kota Bekasi Ikut Arahan Pimpinan Terkait Rotasi Mutasi

badge-check


					Komisi I: BKPSDM Kota Bekasi Ikut Arahan Pimpinan Terkait Rotasi Mutasi Perbesar

BEKASI TIMUR — Komisi I DPRD Kota Bekasi menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Sekda dan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) terkait Rotasi Mutasi 250 pejabat.

Seusai melaksanakan RDP, Anggota Komisi I, Sarwin Edi Saputra, mengaku heran dengan pernyataan dari BKPSDM yang menyebut bahwa proses rotasi dan mutasi tersebut sudah sesuai prosedur.

“Saya bingung, BKPSDM bilang semua sudah sesuai prosedur, tapi faktanya banyak kejanggalan di lapangan. Seharusnya BKPSDM menjalankan fungsi kajian dan penilaian, bukan hanya mengikuti perintah pimpinan,” ujar Sarwin dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Komisi I DPRD Kota Bekasi dengan Sekda dan BKPSDM, Senin (03/11/25).

Menurut Sarwin, proses mutasi dan promosi jabatan kali ini mengabaikan mekanisme meritokrasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN), yang menekankan bahwa pengisian jabatan harus berdasarkan kompetensi, kualifikasi, dan prestasi kerja.

“Dari laporan yang saya dapat, ada pejabat yang langsung lompat ke Eselon III tanpa melalui tahapan Eselon IV. Padahal, itu melanggar sistem kepegawaian yang sudah diatur dalam regulasi ASN, saya rasa fungsi BKPSDM sudah Mandul,” tegasnya.

Selain itu, Sarwin juga menilai bahwa semenjak kepemimpinan Walikota Bekasi Tri Adhianto, Rotasi Mutasi sama sekali tidak melibatkan Komisi I DPRD sebagai mitra kerja.

“Mulai dari Rotasi Mutasi eselon II, open bidding hingga kemarin 250 pejabat terkena efek rotasi mutasi, tidak ada sama sekali melibatkan Komisi I DPRD Kota Bekasi sebagai mitra kerja, apa mau maen umpet-umpetan,” sindir Sarwin.

Diketahui, gelombang rotasi dan mutasi besar-besaran di lingkungan Pemkot Bekasi itu sebelumnya memunculkan polemik di kalangan pegawai dan pemerhati kebijakan publik. Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut dilakukan secara terburu-buru tanpa mempertimbangkan aspek prosedural dan kompetensi ASN. (*/Lih)

Facebook Comments Box

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Guru Punya Kesempatan Upgrade Pendidikan D4 atau S1, Kuota 150 Ribu

30 Mei 2026 - 14:02 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti.

DKM Masjid Al Khairat DPRD Kota Bekasi Tebar 300 Bungkus Daging Kurban

28 Mei 2026 - 18:01 WIB

Anggota DKM Al Khairat DPRD Kota Bekasi saat melakukan kegiatan penyembelihan kurban

Sembelih 3 Ekor Sapi, DPD PAN Kota Bekasi Bagikan 300 Bungkus Daging Kurban untuk Kader dan Warga

28 Mei 2026 - 16:44 WIB

Ketua dan Sekretaris DPD saat kegiatan pemotongan kurban

Wujud Kepedulian, Achmad Rivai Tebar Ratusan Paket Daging Kurban untuk Warga

27 Mei 2026 - 17:16 WIB

Anggota DPRD Kota Bekasi Achmad Rivai saat kegiatan kurban

Sejumlah Nasabah Keluhkan ATM BJB Error, Uang Tak Keluar Saldo Tetap Terpotong

26 Mei 2026 - 17:34 WIB

Gerai ATM BJB DPRD Kota Bekasi
Trending di Bekasi Kota