Kasmita Hidayat: Pemerintah Kelurahan Siap Dukung Transformasi Digital Pelaku Usaha
JATIASIH – Kelurahan Jatisari, Kecamatan Jatiasih, Kota Bekasi menjadi lokasi pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Model Empiris Keunggulan Kompetitif Berkelanjutan: Peran Akselerasi dan Reformasi Digital dalam Transformasi UMKM di Kota Bekasi” atau “MEKAR DIGITAL UMKM”.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat STIE Wibawa Karta Raharja Purwakarta itu digelar Jumat, 28 Agustus 2026 di Aula RT 09 RW 05 Kelurahan Jatisari.
Libatkan Akademisi, Pemerintah, dan Pelaku UMKM
FGD ini menghadirkan dosen dan mahasiswa STIE Wibawa Karta Raharja Purwakarta, unsur Pemerintah Kota Bekasi, Paguyuban UMKM Jatisari, serta para pelaku UMKM.
Tampak hadir Lurah Jatisari Kasmita Hidayat, S.Sos., M.A., Ketua RT 09 Iwan, Ketua RW 05 Sarmin Saputra, Kabid Usaha Informal Agus Sucipto, Bhabinkamtibmas, serta pengurus Paguyuban UMKM Jatisari.
Dalam banner kegiatan tertulis tema penelitian fundamental 2026 yang menyoroti 5 variabel utama penentu daya saing UMKM: Adopsi Teknologi Digital, Kapasitas SDM, Strategi Pemasaran Digital, Infrastruktur Digital, dan Dukungan Pemerintah.
Lurah Jatisari: Ini Langkah Nyata Dukung UMKM
Lurah Jatisari, Kasmita Hidayat, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, transformasi digital menjadi kebutuhan mendesak agar UMKM di Jatisari bisa naik kelas dan bersaing.
“Kami menyambut baik FGD ini. Digitalisasi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan. Mulai dari pemasaran online, pembayaran non-tunai, sampai pencatatan digital harus mulai kita dorong,” ujar Kasmita kepada wartawan usai acara.
Ia menegaskan, Kelurahan Jatisari siap menjadi fasilitator antara akademisi, pemerintah, dan pelaku UMKM.
“Pemerintah kelurahan akan terus mendukung. Kita akan bantu jembatani pelatihan, akses informasi, dan kemudahan perizinan. Harapannya UMKM Jatisari bisa lebih produktif, efisien, dan punya pasar yang lebih luas,” katanya.
Kasmita juga menyoroti pentingnya literasi digital bagi pelaku usaha. “Banyak UMKM kita produknya bagus, tapi terkendala di pemasaran. Dengan strategi digital marketing dan pemanfaatan media sosial, saya yakin omzet mereka bisa naik,” tambahnya.
Fokus Bahas Strategi dan Indikator Keberhasilan
Dalam FGD, peserta membahas indikator-indikator konkret seperti efisiensi pengadaan bahan baku secara digital, manajemen transaksi, konsistensi pembuatan konten, hingga evaluasi strategi penjualan berbasis data.
Dosen STIE Wikara yang hadir memaparkan bahwa keberhasilan UMKM ke depan sangat ditentukan oleh kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan dukungan kebijakan dari pemerintah.
Kegiatan ditutup dengan diskusi terbuka antara akademisi dan pelaku UMKM Jatisari untuk merumuskan langkah tindak lanjut program “Mekar Digital UMKM” di wilayah tersebut. (¥ud)













