BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengajak masyarakat ikut membongkar warung yang diduga menjual tramadol ilegal dan minuman keras tanpa izin di berbagai daerah di Jabar.
Ia bahkan menjanjikan hadiah bagi warga yang melaporkan atau mengunggah informasi lokasi warung tersebut melalui jalur resmi maupun media sosial.
Peredaran Obat Keras Meresahkan
Dedi menyebut peredaran tramadol ilegal sudah sangat meresahkan dan mengancam masa depan generasi muda.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat dapat membantu aparat mempersempit ruang gerak pelaku sehingga penindakan bisa lebih cepat.
“Namun warga tidak boleh bertindak sendiri. Proses penegakan hukum tetap diserahkan kepada aparat berwenang,” tegas Dedi.
Dapat Dukungan dan Kritik
Langkah ini langsung memancing perhatian publik. Sebagian mendukung karena dinilai bisa mempercepat pemberantasan obat keras dan miras ilegal.
Sebagian lain mengingatkan pentingnya menjaga keselamatan warga serta menghindari tindakan di luar koridor hukum.
Hingga kini Pemprov Jabar belum merinci bentuk dan nilai hadiah bagi warga yang melapor. (¥ud)










