BANTAR GEBANG – Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PAN, Agus Rohadi, menggelar Reses II Tahun 2026 di wilayah Ciketing Udik, Kecamatan Bantar Gebang, Minggu (12/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang menyerap aspirasi masyarakat terkait pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pembangunan infrastruktur.
Dalam dialog bersama warga, sejumlah persoalan menjadi perhatian utama. Masyarakat mengeluhkan sistem penerimaan murid baru (SPMB) tingkat SMP Negeri yang dinilai masih menyulitkan sebagian calon peserta didik.
Selain itu, warga juga mengusulkan pengadaan mobil ambulans, meminta realisasi kompensasi TPA yang hingga kini belum sepenuhnya diterima masyarakat, serta mendesak percepatan pelaksanaan pembangunan infrastruktur tahun 2026 mengingat musim hujan akan segera tiba.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Agus Rohadi mengatakan reses merupakan momentum untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat.
“Reses ini menjadi kesempatan bagi saya untuk bertemu langsung dengan masyarakat dan mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan mereka. Semua aspirasi yang disampaikan hari ini akan menjadi catatan penting untuk kami perjuangkan di DPRD,” ujar Agus.
Terkait keluhan warga mengenai kompensasi TPA yang belum terealisasi sepenuhnya, Agus menegaskan persoalan tersebut akan menjadi perhatian khusus.
“Soal kompensasi TPA juga menjadi perhatian serius saya. Masyarakat yang terdampak harus mendapatkan haknya secara penuh. Saya akan meminta penjelasan kepada pihak terkait dan mengawal agar realisasinya segera dituntaskan,” tegasnya.
Ia juga memastikan aspirasi mengenai pendidikan dan pelayanan kesehatan akan ikut diperjuangkan, termasuk usulan pengadaan mobil ambulans serta evaluasi sistem SPMB tingkat SMP Negeri.
“Keluhan mengenai SPMB SMP Negeri dan usulan mobil ambulans akan kami sampaikan kepada dinas terkait agar ada solusi yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Pelayanan publik harus terus ditingkatkan,” katanya.
Sementara itu, Agus turut menyoroti permintaan warga terkait percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah Ciketing Udik. Menurutnya, pekerjaan fisik harus segera dimulai agar tidak terkendala musim hujan.
“Saya sepakat pembangunan infrastruktur harus dipercepat. Jangan sampai pekerjaan baru dimulai saat musim hujan karena akan menghambat pelaksanaan di lapangan. Aspirasi ini akan kami dorong agar menjadi prioritas Pemerintah Kota Bekasi,” tandasnya.
Kegiatan reses berlangsung dalam suasana dialogis dan dihadiri tokoh masyarakat, ketua RT/RW, serta warga setempat yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi demi peningkatan pelayanan dan pembangunan di wilayah Ciketing Udik. (@nt)








