BEKASI TIMUR – Sejumlah nasabah Bank BJB mengeluhkan gangguan transaksi pada mesin ATM yang menyebabkan uang tidak keluar, namun saldo rekening tetap terpotong.
Keluhan tersebut terjadi di kawasan Bekasi Timur, tepatnya di gerai ATM yang berada di lingkungan DPRD Kota Bekasi, dan dialami beberapa nasabah pada hari yang sama.
Salah satu nasabah yang enggan disebutkan namanya, dan bertugas di DPRD Kota Bekasi, mengaku mengalami kejadian tersebut saat hendak melakukan penarikan tunai di ATM Bank BJB.
“Iya bang, tadi saya niat mau ambil duit di ATM, malah enggak keluar uangnya tapi saldo debit kepotong,” ujarnya kepada awak media, Selasa (26/5/2026).
Menurutnya, setelah mencari informasi, ternyata bukan hanya dirinya yang mengalami kendala serupa. Beberapa rekannya juga mengeluhkan hal yang sama sejak pagi hari.
“Ternyata bukan saya doang, dari pagi begitu. Teman saya juga ngalamin,” katanya.
Ia mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke kantor cabang Bank BJB Bekasi. Namun, dirinya mendapat informasi bahwa proses pengembalian dana harus menunggu hingga 14 hari kerja.
“Sudah saya laporin ke cabang BJB Bekasi. Katanya harus nunggu 14 hari kerja,” tambahnya.
Keluhan tersebut sempat membuat sejumlah nasabah khawatir lantaran saldo rekening berkurang meski uang tunai tidak keluar dari mesin ATM.
Para nasabah berharap pihak Bank BJB segera memberikan penjelasan serta mempercepat proses pengembalian dana para nasabah terdampak.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Bank BJB terkait gangguan transaksi ATM yang dikeluhkan sejumlah nasabah tersebut. (@nt)









