BANTARGEBANG – Peristiwa longsornya gunungan sampah setinggi kurang lebih 50 – 70 meter di TPST Bantargebang Kota Bekasi, pada Minggu (8/3/2026) kemarin, informasi sementara yang didapat dari humas Polsek Bantargebang, yakni dugaan sementara sebanyak 10 orang korban jiwa dan 5 orang meninggal dunia (MD) yang ditemukan dan teridentifikasi.
Peristiwa itu terjadi bertepatan saat puluhan armada truk mengantri untuk melakukan proses untuk membuang sampah.
Ke empat korban yang teridentifikasi meninggal dunia diantaranya adalah Enda Widayanti (25 tahun) perempuan warga sekitar, Suminih (60 tahun) perempuan warga sekitar, Dedi Sutrisno (Supir truk), Irwan Supriatin (Supir Truk) dan satu korban lainnya masih dalam pencarian data.
“Dugaan sementara total korban ada 10 orang, 5 orang warga sekitar dan 5 lainnya supir truk,” ungkap Nuryanto selaku Humas Polsek Bantargebang, Senin (9/3/2026).
Untuk sementara, kata Nuryanto, tim gabungan masih melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat untuk mengangkat tumpukan sampah yang longsor.
Peristiwa longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang itu menimbun sejumlah Truk Sampah, warung dan warga sekitar.
Longsor gunung sampah terjadi di zona 4 TPA Bantargebang pada tw 0308 1529 G, di Desa Ciketing Udik, Kecamatan Bantargebang.
Selain lima korban meninggal dunia, masih banyak kendaraan truk sampah dan warung di lokasi area yang tertimbun.
Untuk sementara sedang dilakukan pendataan jumlah korban. (Yudhi)








